Polisi Sita Rumah Mewah Bos Abu Tours di Makassar
TEMPO.CO | 29/03/2018 16:41
Polisi Sita Rumah Mewah Bos Abu Tours di Makassar
Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel memasang papan bicara bertuliskan bangunan dan tanah ini telah disita milik Bos Abu Tours di Jalan Tanggul Patompo, Makassar, 28 Maret 2018. TEMPO/Didit Hariyadi

TEMPO.CO, Jakarta - Bos Abu Tours Muhammad Hamzah Mamba, 35 tahun, diketahui memiliki rumah mewah bernilai miliaran rupiah yang selesai dibangun dua tahun lalu.

Hamzah Mamba sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan pada Jumat pekan lalu. Hamzah Mamba diduga melakukan tindak pidana pencucian uang hasil dari setoran jamaah umroh berkisar Rp 1,8 triliun.

Rumah Hamzah Mamba terlihat megah dengan dua lantai dan cat berwarna putih. Bangunan yang terletak di Jalan Tanggul Patompo, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar itu terlihat sepi dan hanya ada seorang petugas keamanan.

Rumah Hamzah Mamba terlihat menonjol lantaran yang paling mewah dibandingkan rumah warga lainnya. Termasuk rumah mertuanya yang ada disampingnya, tapi juga terlihat sunyi dan tertutup rapat.

Saat penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel datang untuk memasang papan pengumuman penyitaan tanah dan bangunan itu, petugas keamanan langsung membuka pagar rumah tanpa berbicara banyak.

Menurut Ketua RT 01 RW 02, Mariati, tanah ini memang sudah dibeli Hamzah Mamba beberapa tahun lalu. Kemudian dibangun rumah mewah yang berdampingan dengan rumah mertuanya.

“Kira-kira bangunan ini selesai sekitar dua tahun lalu. Itupun jarang Pak Hamzah datang di sini,” kata Mariati, Rabu 28 Maret 2018.

Ditanya terkait Hamzah, ia mengaku tak mengetahui jelas karena jarang bertemu. Berbeda dengan mertuanya yang dianggap baik dan bergaul dengan tetangga.

Sementara, Panit I Subdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Sulsel, AKP Hendra Haditama yang memimpin penyitaan mengatakan, beberapa lokasi  terkait kasus Abu Tours sudah disita. Di antaranya tanah kosong yang juga dekat rumah Hamzah di Tanggul Patompo, dua unit apartemen di Vida View Makassar, dan empat ruko di Jalan Lantebung, Kecamatan Biringkanayya.

Kemudian rumah pribadi yang terdiri dari dua bangunan di Kompleks Permata Mutiara, Jalan Daeng Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT