Golkar Bantah Cabut Dukungan untuk Emil Dardak di Pilgub Jatim
TEMPO.CO | 19/12/2017 09:37
Golkar Bantah Cabut Dukungan untuk Emil Dardak di Pilgub Jatim
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri), dan Bupati Trenggalek Emil Dardak berfoto bersama di DPP Golkar, Jakarta, 22 November 2017. Golkar merupakan partai kedua yang menyerahkan SK secara resmi kepada Khofifah dan Emil. Tempo/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham membantah kabar soal pencabutan dukungan Golkar terhadap Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai calon wakil gubernur (Cawagub) yang akan mendampingi Khofifah Indar Parawansa di pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

“Tidak ada pencabutan dukungan, Golkar tetap mendukung Emil Dardak menjadi Cawagub Khofifah di Pilkada Jatim,” kata Idrus Marham saat dihubungi Tempo pada Selasa, 19 Desember 2017.

Baca: Pasang Surut Dukungan Golkar untuk Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nurdin Halid menyebut, Golkar akan melaksanakan rapat tim Pilkada Pusat dan mengevaluasi soal kandidat usungan Golkar yang akan maju di pemilihan kepala daerah serentak 2018. Jawa Timur disebut sebagai salah satu daerah yang ikut dievaluasi.

Dua hari yang lalu, pada 17 Desember 2017, Golkar mencabut dukungannya untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018. DPP Partai Golkar memutuskan mencabut dan menyatakan tidak berlaku surat DPP Partai Golkar nomor R-485/Golkar/X/2017 tertanggal 24 Oktober 2017.

Baca: Emil Dardak Maju Pilgub Jatim, Djarot: Kasihan Warga Trenggalek

Golkar sebelumnya telah mengeluarkan surat nomor 485 yang memutuskan mendukung Ridwan Kamil dan memasangkannya dengan Daniel Muttaqien. Saat itu, Golkar menjadi partai keempat yang mendukung Ridwan setelah Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Persatuan Pembangunan.

DPP Golkar beralasan mencabut dukungan ke Ridwan Kamil lantaran hingga 25 November 2017, pria yang akrab disapa Emil itu belum menentukan calon wakil gubernurnya. Namun untuk daerah lain, kata Idrus, Golkar belum akan melakukan evaluasi atau pun pencabutan dukungan terhadap kandidat yang telah diusung. “Tidak, tidak ada pencabutan dukungan lagi,” kata Idrus.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT