Mana yang Bohong: Jokowi Dukung Khofifah Menang atau Dukung Puti Soekarno Menang di Pilgub Jatim 2018
TEMPO.CO | 27/06/2018 05:00
Mana yang Bohong: Jokowi Dukung Khofifah Menang atau Dukung Puti Soekarno Menang di Pilgub Jatim 2018
Puti Guntur Soekarno mengajak swafoto Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri bersama Wali Kota Tri Rismaharini, Gus Ipul, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, dan Wasekjen Ahmad Basarah. TEMPO/ARTIKA RACHMI FARMITA

TEMPO.CO, Jakarta - Ada saling klaim soal dukungan Jokowi di Pilgub Jatim 2018. Jokowi memberikan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa atau Puti Guntur Soekarno?

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ahmad Basarah menegaskan dukungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk calon wakil gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno.

Basarah mengatakan Jokowi sudah dua kali memanggil dirinya dan calon wakil gubernur dari PDIP, Puti Guntur Soekarno. Pertemuan itu berlangsung pada 13 Februari dan 14 Mei lalu. "Bahkan beliau memberikan arahan-arahan dan petunjuk cara untuk memenangkan pilgub Jawa Timur," kata Basarah.

Menurut Basarah, Jokowi tak mendukung calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Alasannya, kata dia, Jokowi kecewa karena Khofifah meninggalkan jabatan Menteri Sosial. Jokowi juga tegas menyatakan tidak pernah ada instruksi mendukung Khofifah.

Pernyataan Ahmad Basarah ini untuk membantah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang mengatakan bahwa Jokowi menugaskan dirinya untuk memenangkan Khofifah di Pilgub Jatim 2018.

Airlangga yang berbicara di acara kampanye akbar terakhir pasangan Khofifah-Emil Dardak di Probolinggo, Sabtu 23 Juni 2018, mengatakan meski Jokowi adalah kader PDIP, namun arahan pemenangan di Pilgub Jatim justru untuk Khofifah.

Menurut Ahmad Basarah pernyataan Airlangga itu memanas-manasi perasaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Pernyataan itu menyinggung perasaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan mengarah pada upaya adu domba antara Bu Mega dengan Pak Jokowi," kata Basarah dalam keterangan tertulis, Selasa, 26 Juni 2018.

Baca juga: Survei Pilkada Jawa Timur, Gus Ipul-Puti Guntur Unggul di Madura

Basarah berujar dia meyakini Jokowi sangat menghormati Bung Karno, Megawati, dan Guntur Soekarnoputra. Dia pun menyimpulkan Jokowi tak mungkin tidak mendukung Puti. Saat Puti Guntur belum diputuskan sebagai cawagub, kata Basarah, mungkin saja Jokowi tak mendukung Gus Ipul dan Azwar Anas.

Basarah melanjutkan, jika Golkar loyal mendukung Jokowi Airlangga seharusnya menjaga kondusivitas dan kekompakan antarpartai pendukung, terutama dengan Megawati sebagai ketua umum partai tempat Jokowi dibesarkan.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT