PKS Ngotot Capreskan Anies Baswedan Karena Ini
TEMPO.CO | 10/07/2018 06:00
PKS Ngotot Capreskan Anies Baswedan Karena Ini
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Habib Muhammad Luthfi bin Yahya (kedua kiri), Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kedua kanan), dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berdoa saat menghadiri Tausiyah Kebangsaan di kompleks Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, 26 November 2017. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki peluang tinggi untuk terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2019 mendatang. "Insya allah," ujar Sohibul kepada awak media di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

Menurut Sohibul, PKS akan memanfaatkan mesin partai untuk mendukung peluang tersebut jika Anies maju sebagai calon presiden. "Mesin kami, ya kami gerakkan," katanya.

Wacana Anies menjadi capres muncul dari PKS. Internal partai itu ingin mengusung Anies menjadi calon presiden berpasangan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher.

Namun hal ini masih sebatas wacana mengingat koalisi mereka, Partai Gerindra menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Anies malah digadang-gadang akan menjadi cawapres bagi Prabowo ketimbang jadi capres.

Baca juga: JK Sarankan Anies dan AHY Jadi Capres di 2024

Sohibul menilai Anies Baswedan lebih pas jika menjadi calon presiden ketimbang cawapres pada pilpres 2019. Sebab, kata dia, jabatan Anies sekarang sebagai Gubernur DKI posisinya sama dengan wakil presiden. "DKI 1 itu sama dengan RI 3, bahkan sama dengan RI 2. Jadi posisinya sudah strategis," ucapnya.

Baca juga: Anies Baswedan Bakal Cawapres Prabowo, Sandiaga Uno Galau

Meski demikian, PKS tetap menginginkan Anies berfokus di DKI. Namun tetap tak menutup kemungkinan Anies maju ke laga pilpres 2019. "Kalau ada situasi Pak Anies harus ke nasional, saya katakan oke, tetapi jangan cawapres, tetap capres," tuturnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT