Pengungsi banjir di GKI Toladan belum tersentuh bantuan
JUBI.CO.ID | 20/03/2019 12:48
Pengungsi banjir di GKI Toladan belum tersentuh bantuan

Jubi, Sentani – Pasca banjir di kabupaten Jayapura 16 Maret 2019 lalu, jemaat GKI Toladan yang merupakan  warga dari Nduga kini membuka posko di asrama mahasiswa Nduga di Abepura , Jayapura. hingga kini belum ada bantuan dari Dinas Sosial Provinsi maupun Kabupaten Jayapura.

Gereja GKI Toladan merupakan gereja milik warga Nduga dan sedang dibangun. Ada 65 kepala keluarga dan 400 an jiwa yang mengungsi di areal gereja itu. Mereka bertahan seadanya. Mereka juga membuat posko induk di asrama Nimnim, Abepura.

Baca juga: China nyatakan berperan meredakan ketegangan India – Pakistan

“Sejak kami ke asrama di sini, makanan dilayani oleh mahasiswa dan saya harap pemerintah bisa melihat kami lagi. karena keluarga mulai bertambah dan datang berkumpul di sini,”kata Itene Kogoya warga Toladan yang selamat dan mengungsi di asrama Nimnim.

Pada malam saat banjir bandang menerjng, Itene Kogoa sempat terpisah dengan anggota keluarganya. Kami sebagian datang ke asrama ini dan yang lain kemana, saya belum tahu,” ujarnya,Selasa (19/3/2019) di Jayapura.

Dia berharap pemerintah dapat melihat langsung kondisi pengungsi di posko itu, karena sampai hari ketiga, tidak ada bantuan yang masuk.

Ketua ikatan mahasiswa Nduga Remes Ubruangge menambahkan dirinya berharap pemerintah bisa melihat warga yang mengungsi di asramanya.Pihaknya juga belum bisa berbuat banyak.

“Saat ini yang dibutuhkan adalah bahan makanan dan pakaian layak pakai bagi anak-anak sampai orang dewasa” kata dia.(*)

jubi.co.id


BERITA TERKAIT