Ketua DPR Papua: Hanya Resmikan Proyek Infrastruktur, Jokowi Tak Selesaikan Masalah
JUBI.CO.ID | 29/10/2019 09:20
Ketua DPR Papua: Hanya Resmikan Proyek Infrastruktur, Jokowi Tak Selesaikan Masalah
Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan sejumlah pejabat tinggi negara saat berada di Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10/2019). – Jubi/Alex di atas jembatan Youtefa – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Papua dianggap tak pernah menyelesaikan akar masalah yang ada. Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, dalam lima tahun terakhir, Presiden kerap bolak balik ke Papua. Sayangnya, tak ada satupun masalah yang dituntaskan pasca kunjungan itu. Yunus mengatakan, hingga kini kekerasan masih terus terjadi di Papua.

Salah satu sumber masalah, kata Yunus, tak adanya dialog dua arah antara presiden dan masyarakat dan tokoh Papua. Harusnya, presiden memanfaatkan kunjungan itu untuk mendengarkan langsung permasalahan Papua dari masyarakat.

BACA: Dinkes Papua masih layani Pengungsi Nduga hingga kini

“Kami berharap, ada ruang untuk masyarakat dan para tokoh masyarakat menyampaikan seperti apa persoalan Papua yang sebenarnya. Akan tetapi yang kami ikuti selama ini, tidak seperti itu. Kesempatan Presiden duduk bersama masyarakat dan para tokoh adat, tokoh agama dan lainnya, agar presiden bisa mengambil satu kesimpulan dari semua yang beliau dengar langsung dari masyarakat,” kata Yunus Wonda, Senin 28 Oktober 2019.

Dikatakan Wonda, jika Presiden hanya datang untuk meresmikan infrastruktur tanpa berdialog, maka masalah Papua takkan selesai. Apalagi belum lama ini warga berbagai kabupaten/kota di Papua menghadapi berbagai masalah.

“Sebenarnya kami berharap presiden hadir memberikan penguatan kepada masyarakat Papua. Kami ingin ke depan, dalam kunjungannya ke Papua presiden menyiapkan ruang duduk bersama masyarakat. Kalau hanya hadir meresmikan kemudian kembali, saya pikir tidak menyelesaikan masalah Papua,” ucapnya.

BACA: Pemerintah diminta jangan abaikan pendidikan di Nduga

Yunus Wonda juga berharap, Presiden Jokowi tidak percaya begitu saja ketika ada pihak yang mengatasnamakan orang Papua ke Jakarta bicara masalah Papua. Ia memastikan, orang Papua tidak pernah mengakui kelompok-kelompok tersebut sebagai perwakilan mereka.

“Kalau selama ini mendengar laporan pihak yang ke pusat mengatasnamakan Papua, itu kan sebenarnya hanya membawa kepentingan pribadi. Bukan kepentingan rakyat. Tidak akan menyelesaikan masalah di Papua,” katanya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT