Pesawat dengan Pilot Joyce Lin Jatuh di Danau Sentani, Saksi Melihat Pesawat Menukik dan Meledak
JUBI.CO.ID | 13/05/2020 14:41
Pesawat dengan Pilot Joyce Lin Jatuh di Danau Sentani, Saksi Melihat Pesawat Menukik dan Meledak

Sentani, Jubi – Saksi mata melihat pesawat Mission Aviation Fellowship atau MAF yang jatuh pada Selasa (12/5/2020) pagi sempat terbang miring pada ketinggian sekitar 30 meter di atas permukaan Danau Sentani. Pesawat jenis Kodiak 100 dengan nomor lambung PK- MEC itu lalu menukik dan jatuh di Danau Sentani, sebelum akhirnya meledak.

Hal itu dituturkan Hans Yoku, warga Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, pada Selasa. Yoku menuturkan ia melihat jatuhnya pesawat yang tengah dalam penerbangan menuju Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, saat ia tengah memeriksa jaringnya sekitar pukul 06.30 WP.

“Saya dari arah selatan, menuju ke utara, untuk periksa jaring. Ada sempat dengar bunyi pesawat, tetapi sudah berada pada ketinggian sekitar 30 meter di atas permukaan air Danau Sentani. [Pesawat itu terbang] dalam kondisi agak miring, dan menukik ke danau,” ujar Hans Yoku.

Setelah pesawat jatuh, kata Hans, sebagian badan pesawat masih terlihat di atas permukaan air Danau Sentani. Sesaat kemudian, terdengar suara ledakan dari arah badan pesawat itu. Untungnya, saat itu tidak ada nelayan atau ataupun kapal speedboat yang telah melintas di dekat titik jatuhnya pesawat.

“Tidak lama kemudian, masyarakat Kampung Yoboi datang dengan menggunakan [sekitar empat unit] speedboat. Mereka berusaha menolong pilot yang masih terjebak di dalam pesawat yang sudah di dalam danau. Pihak keamanan dan SAR juga cepat merespon, sehingga tidak memakan waktu yang lama tiba di sini,” katanya.

Saksi mata lainnya, Melvin Suebu bercerita ia mendengar bunyi ledakan pesawat dari rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya pesawat yang diterbangkan pilot Joyce Lin itu. Ia lantas bergegas mendatangi lokasi itu dengan speedboat miliknya.

 

“Setelah tiba ditempat kejadian, ketiga ban pesawat sudah terapung. Dengan menggunakan tali di speedboat saya, kami mengikat bagian ekor pesawat yang masih terlihat, sambil menunggu tim penyelamat dari Polair dan SAR,” kata Suebu.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw juga sempat mengunjungi lokasi jatuhnya pesawat MAF di tengah Danau Sentani itu. Awoitauw mengatakan pihaknya turut berduka cita dan prihatin atas korban kecelakaan pesawat MAF itu.“Kita serahkan kepada pihak KNKT untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut sebab-sebab terjadinya kecelakaan ini,” katanya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT