Sejumlah Warga di Sleman Tolak BLT Dana Desa, ini Alasannya....
JUBI.CO.ID | 10/06/2020 16:45
Sejumlah Warga di Sleman Tolak BLT Dana Desa, ini Alasannya....

Sleman, Jubi – Sejumlah warga di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta enggan menerima dana bantuan langsung tunai terdampak Covid-19 dari dana desa. Mereka merasa sudah mampu dan minta mengalihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

“Ada sekitar 15 sampai 20 warga Sleman yang tidak bersedia menerima BLT dari Dana Desa dan mengembalikan undangan untuk mengambil BLT ke pemerintah desa,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmaladewi, Rabu, (10/6/2020).

Anggota DPRD Jayawijaya desak pimpinan legislatif bentuk pansus Covid-19

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa pada bulan pertama yang dilaksanakan dari 15 hingga 22 Mei 2020 dengan sasaran sebanyak 13.219 penerima manfaat per keluarga.

 

“Dari jumlah tersebut, data yang tidak tersalurkan sebanyak 268 KPM, dikarenakan sudah menerima bantuan dari sumber lain, sudah pindah alamat dan meninggal dunia,” kata Shavitri menambahkan.

Seorang warga yang mengembalikan BLT Dana Desa yaitu Mardi warga Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan. Ia mengaku Selain karena hal tersebut juga terdapat warga yang menolak karena sudah mampu. Ia  mengembalikan bantuan tersebut kepada pemerintah desa karena merasa tidak berhak karena sudah mampu.

“Saya masih kuat bekerja dan berusaha. Lebih baik diberikan kepada yang lain yang lebih membutuhkan,” kata Mardi. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT