Wali Kota Banjarbaru Meninggal, Nadjmi Adhani Positif Covid-19 Dirawat Intensif 2 Pekan di Rumah Sakit
JUBI.CO.ID | 10/08/2020 16:35
Wali Kota Banjarbaru Meninggal, Nadjmi Adhani  Positif Covid-19 Dirawat Intensif 2 Pekan di Rumah Sakit
Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani.

Banjarbaru, Jubi – Wali Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani dilaporkan meninggal dunia, Senin dini hari, (10/8/2020), setelah terinfeksi Covid-19. “Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Ulin Banjarmasin. Saat ini jenazahnya masih di rumah sakit,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakot Banjarbaru Dedi Sutoyo.

Nadjmi Adhani telah dirawat selama sekitar dua pekan di rumah sakit usai dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Juli 2020.

Kemudian, Minggu siang kondisi kesehatan orang nomor satu di jajaran Pemkot Banjarbaru tersebut menurun karena kadar oksigen dalam darah rendah, sebelum dinyatakan meninggal Senin dini hari.

Baca juga : 
ASN positif Covid-19 asal Kabupaten Morowali meninggal 

Istri Wali Kota Tidore Kepulauan meninggal akibat Covid-19 

Meninggal saat positif Covid-19, ketua DPRD ini punya penyakit bawaan

 

Tercatat, Wali Kota Nadjmi sangat perhatian sektor pertanian di daerahnya. Pada tahun 2017 lalu ia ingin mengembangkan produksi buah melon dan tanaman sayuran lainnya di kawasan Kebun Raya Banua di area perkantoran gubernur.

“Luas lahan yang rencananya dipinjam dari Pemprov Kalsel mencapai 17 hektare dan dua hektare diantaranya digunakan untuk kawasan perkebunan seperti buah melon dan sayuran,” ujar Najdmi kala itu.

Ia saat itu sudah melihat sendiri hasil panen buah melon yang digarap kelompok tani “Aneka Tani” yang mampu menghasilkan pendapatan kotor sebesar Rp 80 juta. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT