Disdukcapil Nabire Ungkap Indikasi Praktek Pemalsuan KTP, Tertangkap Tangan Saat Pengurusan SKCK
JUBI.CO.ID | 03/09/2020 16:01
Disdukcapil Nabire Ungkap Indikasi Praktek Pemalsuan KTP, Tertangkap Tangan Saat Pengurusan SKCK

Nabire, Jubi – Pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Nabire mengungkapkan indikasi pemalsuan kartu tanda penduduk atau KTP. Kejadian itu diketahui ketika salah seorang warga mengurus surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK.

“Baru-baru ini, ada warga (ketahuan) mengunakan KTP palsu saat (hendak) mengurus SKCK di Polres Nabire. Pelakunya sudah ditangkap,” ujar Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nabire Barnabas Watofa, Selasa (1/9/2020).

Watofa berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi warga lain. Mereka seharusnya mengurus secara resmi dokumen kependudukan ke Kantor Disdukcapil Nabire.

“Mengurusnya tidak terlalu sulit. Pemohon silahkan datang ke kantor kami untuk mendaftar dan mengantre di petugas pelayanan. Lama pengurusannya paling 1-2 hari,” katanya.

Dia mewanti-wanti warga tidak mengurus dokumen kependudukan melalui calo. Itu untuk menghindari potensi pemalsuan atau penipuan.

“Tidak ada yang susah (dalam mengurus dokumen kependudukan). Kami juga tidak pernah minta uang,” ujarnya.

Watofa memastikan blangko KTP saat ini tersedia dalam jumlah lebih dari cukup. Ada sekitar 15 ribu eksemplar disiapkan untuk kebutuhan hingga akhir tahun.

 

“(Semua daftar) nomor kartu keluarga dan nomor induk kependudukan terkoneksi ke sejumlah instansi (pemerintahan). Penggunaan KTP palsu jadi mudah ketahuan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Nabire Sambena Inggeruhi mendesak pihak kepolisian menindak tegas praktek dugaan pemalsuan KTP. “Kami minta aparat menindak tegas pelaku, sesuai ketentuan hukum.”

Jubi telah menghubungi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nabire Iptu Abdul Gani Wildan untuk mendalami dan memverifikasi indikasi pemalsuan KTP. Namun, Gani belum membalas pesan singkat yang dikirim ke telepon selulernya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT