KPU Gorontalo Mengakui 9 Balon Kepala Daerah Positif Covid-19 Usai Pendaftaran
JUBI.CO.ID | 08/09/2020 16:45
KPU Gorontalo Mengakui 9 Balon Kepala Daerah Positif Covid-19 Usai Pendaftaran

Jakarta, Jubi –- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo mengakui ada sembilan bakal calon  kepala daerah positif Covid-19 usai mendatar di kantor KPU Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Pohuwato. Hal itu menjadi alasan komisi pemilihan berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan untuk tracking.

“Termasuk mengatur jadwal dan kesiapan para komisioner KPU di tiga kabupaten itu, mengingat saat ini tahapan pemeriksaan dokumen bakal pasangan calon sementara berlangsung,” ujar ketua KPU Provinsi Gorontalo, Fadlyanto Koem, Selasa, (8/9/2020).

Pandemi Covid-19, Pemprov ini tak sanggup menambah anggaran Pilkada 

Cegah penyebaran Covid-19, KPU tunda Pilkada serentak 2020

Fadly enggan menyebut nama bakal calon kepala daerah itu. Namun, mereka berasal dari Kabupaten Bone Bolango dua orang, Kabupaten Gorontalo empat dan Kabupaten Pohuwato tiga orang.

 

Ia menjamin seluruh protokol kesehatan dilakukan dengan ketat di setiap aktivitas kantor KPU di tiga kabupaten tersebut. “Bahkan pada proses pendaftaran pada 4-6 September 2020, seluruh komisioner KPU Provinsi Gorontalo menyebar dan memantau serta mengawasi jalannya proses pendaftaran,” kata Fadly menambahkan.

Menurut dia, saat pendaftaran tidak ada kontak kulit dengan kulit, kantor KPU wajib disemprot disinfektan sebelum dan sesudah proses pendaftaran, bakal pasangan calon wajib mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer sebelum masuk ruangan. Bahkan, katanya, dokumen yang dibawa pun disemprot cairan disinfektan sebelum masuk ruangan.

“Ketika ada hal-hal yang kurang, seperti ada komisioner yang kegerahan saat memeriksa dokumen kemudian membuka masker dengan menurunkannya ke dagu, langsung ditegur untuk digunakan lagi,” kata Fadly menjelaskan.

Ia jua menyebut seluruh bakal pasangan calon yang datang mendaftar dalam kondisi sehat dan sembilan bakal calon di antaranya tidak menyadari jika telah terpapar Covid-19. Sedangkan bakal calon yan dinyatakan positif mengalami  orang tanpa gejala (OTG).

“Saat ini diwajibkan melakukan isolasi mandiri serta menunggu jadwal pemeriksaan kesehatan sesuai petunjuk teknis pembuatan jadwal yang disampaikan pihak KPU RI,” katanya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT