Polisi Tangkap Puluhan Orang di Merauke Saat Hendak Mengikuti RDP dengan Majelis Rakyat Papua
JUBI.CO.ID | 19/11/2020 16:10
Polisi Tangkap Puluhan Orang di Merauke Saat Hendak Mengikuti RDP dengan Majelis Rakyat Papua
Puluhan warga yang diamankan di Polres Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Untung Sangaji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat, termasuk di beberapa hotel. Dari sidak itu, puluhan orang ditangkap dan dibawa ke Markas Polres (Mapolres) Merauke, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan puluhan warga dilakukan lantaran mereka akan mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan Majelis Rakyat Papua (MRP).

“Kita mengamankan puluhan orang di tiga titik yakni pertama di wilayah Kelapa Lima 27 orang, Hotel Valentine 13 orang, serta Hotel Mandala 15 orang,” jelas Kabag Ops Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Micha Toding, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/11/2020).

Dikatakan, polisi juga mengamankan baliho, baju, dan lain-lain. Kini mereka sedang di Mapolres Merauke untuk menjalani pemeriksaan, tetapi sebelumnya dilakukan rapid test terlebih dahulu oleh tim kesehatan.

“Betul informasi awal yang kami dapatkan, puluhan orang itu sedianya akan mengikuti RDP yang hendak dilaksanakan MRP,” katanya.

Sementara, Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji, mengaku langkah operasi dilakukan sekaligus penangkapan terhadap puluhan warga, lantaran adanya informasi untuk referendum.

“Itu yang saya tidak suka. Sehingga sebelum terjadi apa-apa, saya bergerak duluan,” tegasnya.

Dari operasi itu, menurut Kapolres Sangaji, didapatlkan juga buku pedoman dasar negara-negara republik Federasi Papua Barat.

“Ya, rekan-rekan wartawan sudah bisa tahu apa masalahnya,” tegas dia.

Jika ingin bicara merdeka, demikian Kapolres Sangaji, bukan domain mereka.

“Jadi kita lakukan penangkapan lantaran ada gejala besar yang hendak dilakukan,” katanya. (*)

JUBI.CO.ID


BERITA TERKAIT