RUU Pemekaran Papua Segera Diketok palu, Brimob Disebar ke Seluruh Papua
JUBI.CO.ID | 23/06/2022 11:11
RUU Pemekaran Papua Segera Diketok palu, Brimob Disebar ke Seluruh Papua
Papua: Merauke Alami Kehancuran Hutan Alam Paling Dahsyat

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah Papua akan menerjunkan personel Brimob ke seluruh kabupaten/kota di Papua. Penempatan pasukan Brimob di 29 kabupaten/kota itu dilakukan menjelang ketok palu DPR RI untuk menyetujui Rancangan Undang-undang pemekaran Papua untuk membentuk tiga provinsi baru pada 30 Juni 2022 mendatang.

Hal itu dinyatakan Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D Fakhiri di Kota Jayapura, Rabu (21/6/2022). Ia menjelaskan penempatan personel Brimob di setiap kabupaten/kota di Papua itu untuk mencegah adanya penumpang gelap yang memakai isu Daerah Otonom Baru (DOB) untuk membuat kericuhan di Papua.

“Saya harap kita semua saling menghargai, baik yang mendukung DOB menghargai mereka yang menolak, begitupun sebaliknya. Tidak mungkin semua setuju, atau semua tidak setuju,” ujar Fakhiri.

Fakhiri menyatakan Kepolisian Daerah Papua akan mendukung apapun kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah, termasuk tentang pemekaran Papua. “Yang jelas, apa yang diputuskan pemerintah pusat akan kami dukung,” kata Fakhiri.

Laman resmi DPR RI pada Selasa (21/6/2022) melansir pernyataan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia yang menyampaikan bahwa Komisi II menargetkan pembahasan tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan tiga provinsi baru di Papua selesai pada 30 Juni 2022. Hal itu dinyatakan Ahmad dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

“RUU ini bisa segera efektif kalau bisa diselesaikan sebelum 30 Juni 2022. Kami sudah susun jadwal pembahasan RUU, dan tanggal 30 Juni 2022 ada Rapat Paripurna sehingga diharapkan pembahasan RUU ini bisa selesai sebelum tanggal 30 Juni 2022,” papar Ahmad seusai rapat kerja dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Pimpinan Komite I DPD RI Filep Wamafma pada Selasa.

Ahmad mengungkapkan, Komisi II secara resmi telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Pembahasan Tiga RUU Pembentukan Provinsi di Papua. Ketiga RUU itu adalah RUU pembentukan Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan Tengah.

Ahmad meminta para Kepala Kelompok Fraksi (Kapoksi) segera melengkapi daftar nama anggotanya untuk dimasukkan dalam keanggotaan panja yang membahas RUU pemekaran Papua itu, karena pembahasan ketiga RUU akan dimulai pada Rabu. Komisi II juga akan menyerap aspirasi masyarakat Papua pada Minggu (26/6/2022).

Ia menegaskan Komisi II menargetkan finalisasi RUU tersebut dilaksanakan 27 – 29 Juni 2022. Jika proses itu selesai, ketiga RUU pemekaran Papua itu dapat diajukan ke rapat paripurna DPR RI pada 30 Juni 2022 untuk mendapatkan persetujuan menjadi UU.

“Rabu [tanggal 29 Juni 2022] diharapkan bisa diputuskan di tingkat I [oleh Komisi II DPR]. Lalu pada Kamis [30 Juni 2022] dibawa ke Rapat Paripurna DPR, untuk disetujui menjadi undang-undang. Mudah-mudahan prosesnya lancar,” ujar Ahmad.

 

jubi.id


BERITA TERKAIT