Tiang Penyangga Stadion Papua Bangkit Ambruk, Satu Pekerja Tewas, Begini Kronologinya
JUBI.CO.ID | 11/06/2018 10:50
Tiang Penyangga Stadion Papua Bangkit Ambruk, Satu Pekerja Tewas, Begini Kronologinya
Tiang penyangga Stadion Papua Bangkit rubuh dan mengakibatkan satu pekerja tewas - IST

Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah Papua menjelaskan kronologi ambruknya tiang penyangga Stadion Papua Bangkit yang terjadi pada Sabtu malam, 9 Juni 2018. Stadion Papua Bangkit sedang dibangun di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura.

"Sabtu tanggal 09 Juni 2018 Pukul 22.30 WIT, bertempat di lokasi pembangunan Stadion Papua bangkit Kampung Harapan Distrik Sentani Timur  Kabupaten Jayapura, telah terjadi kasus Laka Kerja yang mengakibatkan 1 (satu) orang meninggal dunia (MD) dan 3 (tiga) orang luka-luka," tulis Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz melalui pesan singkat.

AKBP Suryadi menjelaskan runtuhnya tiang penyangga stadion ini berawal saat para pekerja di lokasi pembangunan melakukan pengecoran tiang kolom Stadion Papua bangkit. Karena tiang penyangga atau penopang bangunan tidak kuat, tiang kemudian rubuh dan mengakibatkan korban jiwa dan terluka.

Baca juga: Mahasiswa Welesi- Wouma minta orang tua tahan diri

"Korban meninggal dunia atas nama Sudi langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua. Sedangkan tiga korban luka yang bernama Ahmat Efendi, Prio Septiawan dan Ulil Absor di bawa ke Rumah Sakit Dian Harapan Waena untuk mendapatkan perawatan medis. Kasus kecelakaan kerja tersebut, sementara dalam penanganan aparat Polres Jayapura," jelas AKBP Suryadi Diaz.

Baik korban meninggal dunia maupun luka-luka adalah pekerja proyek yang berasal dari Jawa Timur.

Sebelumnya sempat beredar informasi jika insiden ini memakan korban jiwa sebanyak lima orang. Informasi ini dibantah oleh Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon.

"Satu orang pekerja yang meninggal sedangkan 3 lainnya luka luka,” jawab Kapolres melalui pesan singkatnya.

Pekan lalu, Senior Vice president perusahaan kontraktor yang mengerjakan Stadion Papua Bangkit, PT PP, Yuyus Juwarsa menyebutkkan pemasangan rangka atap stadion adalah pekerjaan paling berat, dan biasanya para pekerja memohon doa agar pekerjaan tersebut dapat dilalui dengan lancar).

Yuyus menjelaskan bahwa stadion megah pertama di Papua ini dapat menampung kurang lebih 40 ribu penonton atau kurang lebih setengah dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

"Ini adalah stadion terbesar untuk wilayah Timur Indonesia dan menjadi stadion kedua dari GBK yang mempunyai desain sertifikasi kelas I," jelas Yunus saat itu. (*)

 TABLOIDJUBI.COM


BERITA TERKAIT