Politikus PDI-P NTT Sebut Laiskodat dan Nae Soi Tak Ada Bakat Korupsi
FLORESPOST.CO | 22/02/2018 20:44
Politikus PDI-P NTT Sebut Laiskodat dan Nae Soi Tak Ada Bakat Korupsi
Kristo Blasin (berdiri baju putih) saat mengkampanyekan pasangan Victory-Joss di Maumere, Kamis (22/2). Foto: Dion/Florespost

FLORESPOST.co, Maumere - Politikus senior PDI-P NTT Kristo Blasin memuji pasangan Victor Bungtilu Laiskodat dan Joseph Nae Soi sebagai figur yang tak punya bakat untuk melakukan korupsi. Hal itu disampaikan Kristo saat Joseph Nae Soi melakukan kampanye di kecamatan Waigete kabupaten Sikka, Kamis (22/2/2018). Karena itu, Kristo yang pernah menjadi pengurus DPD PDI-P dan wakil ketu DPRD NTT fraksi PDI-P mengajak masyarakat Sikka untuk memilih pasangan dengan sebutan Victory-Joss ini pada 27 Juni 2018 nanti. “Pak Vicktor Lasikodat dan Pak Joseph Nae Soi merupakan figur pemimpin yang tidak memiliki bakat korupsi karena keduanya sudah hidup mapan. Provinsi NTT perlu figur pemimpin seperti keduanya,” sebut Kristo Kamis (22/2/2018). Dikatakan Kristo, pemimpin seperti Vicktor dan Joseph sungguh-sungguh ingin bekerja membangun NTT. Keduanya melepas jabatan di pusat baik sebagai anggota DPR RI maupun Staf ahli Menkum HAM dan Dubes Brasil hanya untuk kembali menajdi pemimpin di NTT. “Bila kita ingin NTT ini ke depannya lebih maju maka kita harus memilih pemimpin seperti keduanya sebab jarang sekali ada orang NTT yang sudah hidup mapan di Jakarta dan memilih kembali mengabdi dan membangun NTT,” tuturnya. Victor dan Josep diusung Nasdem dan Gokar. Sedangkan PDI-P mengusung Marianus Sae-Emi Nomleni. Kristo Blasin adalah salah satu figur yang dijagokan sebelum penetapan calon oleh PDI-P. Pada kesempatan yang sama, Melki Lakalena, ketua DPD I Partai Golkar NTT dalam kampanye di samping pasar Waigete mengatakan Vicktor dan Joseph saat duduk sebagai anggota DPR RI sudah memperjuangkan anggaran untuk membangun NTT termasuk berjuang membangun jalan lintas utara Flores. “Keduanya pun memiliki jaringan yang kuta di pusat baik di DPR maupun di pemerintah dan juga di kalangan pengusaha sehingga bisa memperjuangkan dana yang akan dipergunakan membangun NTT,” tuturnya. Paket Victory Joss juga tambah Melki sudah selesai dengan diri mereka karena sudah hidup mapan sehingga keduanya tidak perlu korupsi lagi. Mereka merantau dan hidup susah di Jakarta. Namun keduanya bekerja keras hingga bisa menjadi orang yang sukses dan membuat bangga masyarakat NTT. Pantauan Florespost.co dalam kampanye yang dihadiri sekitar 700 warga masyarakat dari kecamatan Waigete, Mapitara dan sekitarnya tersebut, sekertaris Tim Pemenangan paket Victory Joss Honing Sani meminta para penjual jagung muda merebus jagung yang sedang dijual. Jagung-jagung tersebut pun dibagikan kepada segenap masyarakat yang hadir untuk dimakan bersama termasuk dikonsumsi oleh bapak Joseh Nae Soi selaku calon wakil gubernur NTT dan tim kampanya paket Victory Joss. (Dion/PTT)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT