Fakta-fakta Baru di Balik Tewasnya Murid PSHT Karena Tendangan Pelatih
JOGLOSEMARNEWS.COM | 04/12/2019 09:10
Fakta-fakta Baru di Balik Tewasnya Murid PSHT Karena Tendangan Pelatih
Ratusan personel polres dan Brimob saat mengondisikan situasi ribuan massa PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun di pertigaan Beloran, Sragen, Jumat (13/9/2019) malam. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM– Polres Sragen menggelar konferensi pers penanganan kasus tewasnya salah satu siswa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) asal Saren, Kalijambe berinisial MA (13), Senin (2/12/2019).

Polisi menyampaikan hingga kini pengurus PSHT ternyata belum bisa menunjukkan sertifikat kepelatihan untuk tersangka berinisial FAS (16).

BACA: Bandit Pendodos Mobil Ditembak di Cilacap. Pelaku Beraksi Dengan...

“Sampai saat ini, sertifikat untuk melatih dari pihak organisasi belum bisa menunjukkan,” papar Kasat Reskrim AKP Supardi mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

FAS sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah tendangannya ke perut korban, membuat siswa kelas 1 MTS itu meregang nyawa.

Kasat Reskrim menguraikan untuk mengusut tuntas kasus ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi baik yang ada di lokasi latihan, pengurus ranting, pelatih lain hingga pengurus PSHT Cabang Sragen.

Dari keterangan pengurus cabang PSHT, bahwa siswa yang sudah disahkan maka langsung bisa melatih. Dari pengurus juga menyampaikan di setiap ranting sudah dibentuk pelatih khusus.

“Anak-anak yang di bawah umur sifatnya hanya membantu. Tapi sertifikat untuk melatih dari pihak organisasi PSHT, mereka belum bisa menunjukkan,” paparnya. Terkait tindaklanjut kasus itu, Kasat menyampaikan saat ini masih terus dilakukan penyelidikan.

BACA: Dari Bank Mampir Beli Minum, Jok Motor Dibuka Paksa...

Perihal SOP (standar operasional prosedur) latihan dan tendangan, Kasat menyebut hingga kini belum menemukan seperti apa.  “Kami belum menemukan SOP-nya seperti apa,” tandasnya.

Ditambahkan AKP Harno, saat ini tersangka yang masih di bawah umur sudah diamankan di Polres Sragen. Turut diamankan barang bukti dua seragam PSHT milik korban dan tersangka. Wardoyo

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT