Ibu Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin: Kok Bisanya Dia Begitu, Bunuh Binatang Saja Tak Berani
JOGLOSEMARNEWS.COM | 22/01/2020 15:10
Ibu Tersangka Pembunuh Hakim Jamaluddin: Kok Bisanya Dia Begitu, Bunuh Binatang Saja Tak Berani

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Rini Siregar, ibu Reza Fahelvi yang merupakan salah satu tersangka pembunuh hakim Jamaluddin berharap anaknya mendapat keringanan hukuman. Ia mengaku, Tak menyangka apa yang telah dilakukan anaknya,Karena selama ini menurut Rini, Reza punya pribadi yang baik di masyarakat.

”Kok bisa ya seperti ini, semua orang di komplek ini tahu dia (baik) kalian tanyalah, dia pribadinya seperti apa, nampak kalian sendiri lah,” ujar Rini saat melihat anaknya mengikuti rekrontruksi pembunuhan Hakim Jamaluddin tahap III, di rumahnya di Kelurahan Medan Selayang, Kota Medan, Selasa (21/1/2020).

BACA: Residivis Lampos Hutahuruk Gelapkan Honda Vario Tetangga

Selama rekonstruksi itu, Rini juga tampak tak mampu membendung air matanya. Wanita ini mengaku syok saat mengetahui kalau putranya, menjadi tersangka pembunuhan berencana hakim Jamaluddin yang diotaki istrinya Zuraida Hanum dan Selingkuhannya Jefri Pratama.

”Pertama kali mendegar, syok saya pak, saya seakan akan saya tidak percaya, anak saya berbuat, seperti itu. Sama binatang aja anak saya nggak berani bunuh binatang. Suruhlah dia bunuh binatang, penyayang dia pak. Saya heran kok bisa dia seperti itu, saya gak tahu,” ujar Rini

Rini bahkan mengatakan sebelum pembunuhan, dia sama sekali tidak menaruh kecurigaan pada Reza maupun Jefri yang merupakan abang kandungnya. Jefri dan Reza memiliki hubungan lanatrann memiliki satu ayah namun lain ibu. ” Gak tau saya, saya tidak merasa curiga mereka kan abang dan adik. Datang anak saya (Jepri) ke rumah wajar,” ujar Rini.

Meski Rini tahu, anaknya bersalah namun dalam hati kecilnya sebagai seorang ibu, nuraninya tetap ingin anaknya mendapatkan keringanan hukuman. ” Saya berharap di hukum seringan ringan, karena anak saya tulang punggung keluarga dia yang bertanggung jawab pada saya karena bapaknya sudah 10 tahun meninggal,” kata Rini sambil menyeka air mata.

 


BERITA TERKAIT