Kurang Tenaga Medis, Anggota Polisi Ikut Pelatihan Pemulasaran Jenazah Terpapar Corona
JOGLOSEMARNEWS.COM | 23/04/2020 14:50
Kurang Tenaga Medis, Anggota Polisi Ikut Pelatihan Pemulasaran Jenazah Terpapar Corona

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Anggota Polres Sukoharjo mendapat pelatihan pemulasaran jenazah terpapar Covid-19. Pelatihan berlangsung di Joglo Mapolres Sukoharjo dengan narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo.

Melansir tribratanews, Kamis (22/4/2020), Wakapolres Sukoharjo Kompol Saprodin mengungkapkan, pelatihan pemulasaran merupakan kekuatan cadangan terhadap tenaga medis dalam menangani jenazah terpapar COVID-19.

“Kita berkaca dari kuranganya tenaga medis untuk pemulasaran. Untuk itu, kepolisian sebagai kekuatan cadangan kita latihkan pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi sesuai standar operasional prosedur (SOP) dalam pemulasaran jenazah terpapar corona,” ujar dia.

Dalam pelatihan tersebut, para anggota dilatih mekanisme dan cara melakukan penanganan ketika di tempat kejadian, sampai dengan melakukan penguburan jenazah korban COVID-19.

Anggota harus menggunakan alat pelindung diri (APD), dan memahami SOP. Karena kalau yang bersangkutan ceroboh tidak sesuai SOP bisa berakibat ke dirinya. 

Baca Juga :  Salut, Kakak-beradik Sumbang Uang Receh Rp 1,1 Juta Hasil Tabungan Setahun untuk Beli APD Via Polresta Solo

 

“Kami menyadari keterbatasan tenaga medis dan tenaga pemulasaraan pemakaman jenazah terpapat corona, maka kami siapkan personil. Ketika dibutuhkan sudah siap. Namun kami berharap tenaga cadangan ini tidak sampai dikerahkan, dengan kata lain tak ada korban akibat virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Sukoharjo,” kata dia. (Aria)


BERITA TERKAIT