Lelaki ini Overdosis Tenggak Oplosan Kapur Ajaib, Sudah Siapkan Papan Kuburannya Sendiri
JOGLOSEMARNEWS.COM | 27/04/2020 15:29
Lelaki ini Overdosis Tenggak Oplosan Kapur Ajaib, Sudah Siapkan Papan Kuburannya Sendiri

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus warga Dukuh Duren, Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, yang ditemukan tewas overdosis, Minggu (26/4/2020) menguak fakta baru.

Korban bernama Sugiyanto (60) warga Dukuh Duren RT 3, Desa Wonorejo, Kecamatan Kalijambe, Sragen itu ternyata diketahui sudah menyiapkan beberapa perangkat untuk pemakaman.

“Yang aneh, almarhum sudah menyiapkan papan untuk menutup galian kubur dan maisan untuk tanda makam dari kayu. Benda itu ditemukan di rumah korban,” kata Camat Kalijambe, Rusmanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (27/4/2020).

Ia mengatakan dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan kepolisian, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Perihal pemicu aksi bunuh diri overdosis itu, Camat menyebut tidak ada masalah apa-apa. Dari segi ekonomi juga dikenal mapan. “Dari segi ekonomi juga mapan. Subuh tadi juga masih ke masjid sebelah rumah,” kata Camat.

Pria yang berprofesi sebagai petani itu ditemukan tak bernyawa tergeletak di depan pintu rumahnya.

Data yang dihimpun, korban ditemukan tewas sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diketahui kali pertama oleh tetangga sebelah rumahnya, Darni (55).

Pagi itu, Darni baru saja pulang dari belanja. Sesampai di rumah, ia curiga mendengar suara seperti orang jatuh dari rumah korban.

Ia kemudian berinisiatif mendatangi dan saat membuka pintu rumah korban, ia terkejut mendapati korban sudah tergeletak di depan pintu rumahnya.

Di dekatnya, ditemukan sebotol minuman bersoda. Dua strip obat pereda nyeri, bekas satu strip obat flu,  dan bekas satu strip obat maag.

Kades Wonorejo, Edy Subagyo membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan dari hasil oleh TKP dan pemeriksaan tim kepolisian dan Inafis, korban diduga bunuh diri. Dari lokasi, juga ditemukan obat tetes mata, obat batuk flu dan kapur ajaib.

“Menurut anaknya punya sakit ginjal. Dugaannya memang bunuh diri karena ada juga obat flu dan obat tetes mata di samping jenazah korban,” katanya. Wardoyo


BERITA TERKAIT