Mendagri Tito Karnavian Sebut Pilkada 2020 Bisa Banyak Bansos untuk Masyarakat dari Inkumben dan Penantang
JOGLOSEMARNEWS.COM | 29/05/2020 15:41
Mendagri Tito Karnavian Sebut Pilkada 2020 Bisa Banyak Bansos untuk Masyarakat dari Inkumben dan Penantang
Kementerian Dalam Negeri Tito Karnavian tiba saat akan meninjau langsung posko pengungsian korban banjir di Gor Pengadegan, Jakarta Selatan, Selasa 7 Januari 2020. Sebanyak 1.424 warga terdampak banjir mengungsi di posko yang telah disiapkan di beberapa lokasi yang akan diberikan bantuan berupa sembako oleh Kemendagri. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tito Karnavian menyatakan bahwa Pilkada 2020 bisa untuk menekan Covid-19.

Namun mengenai pernyataan itu, Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Arief Budiman enggan berkomentar banyak. Arief mengatakan KPU hanya berusaha agar tidak ada penularan Covid-19 akibat penyelenggaraan pilkada.

“Caranya kami buat protokol kesehatan,” katanya dalam diskusi daring dengan tema ‘Antara Pandemi dan Pilkada’, Kamis (28/5/2020).

Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan pikiran positif pemerintah mengenai penyelengaraan Pilkada 2020 pada 9 Desember nanti.

Dalam rapat kerja bersama antara KPU, Kementerian Dalam Negeri, dan DPR kemarin, Tito menyebut pelaksanaan Pilkada 2020 pada 9 Desember nanti bisa membantu menekan kurva Covid-19.

Tito Karnavian menerangkan kepala daerah, terlebih yang menjadi calon inkumben, akan terpacu mengendalikan kasus Covid-19 di wilayahnya menjelang pilkada.

Mendagri sekaligus membantah anggapan sejumlah pengamat dan pemerhati pemilu bahwa Pilkada 2020 pada 9 Desember cenderung menguntungkan calon inkumben.

Menurut dia, inkumben justru belum tentu unggul. Tito mengatakan inkumben bisa diserang oleh calon penantang jika banyak kelemahan dalam penanganan Covid-19.

“Sebaliknya, bagi penantang mereka bisa mengeluarkan gagasan, ide, ditawarkan ke masyarakat” ujarnya.

Tito Karnavian juga menjelaskan Pilkada 2020 bisa memperbanyak bansos untuk masyarakat terdampak baik dari calon inkumben maupun penantang. Maka Pilkada juga bisa menghidupkan ekonomi di daerah.

www.tempo.co


BERITA TERKAIT