Jumlah Kasus Positif Covid-19 Meroket, Kota Solo Kembali Berstatus Zona Merah
JOGLOSEMARNEWS.COM | 13/07/2020 12:10
Jumlah Kasus Positif Covid-19 Meroket, Kota Solo Kembali Berstatus Zona Merah
Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah pasien positif Corona warga Kota Solo meroket dalam satu hari. Minggu (12/7/2020), jumlah pasien positif covid-19 di Kota Bengawan tambah 18 orang.

Sabtu (11/7/2020) sebelumnya, jumlah pasien positif Corona warga Solo di angka 45 orang. Dengan penambahan tersebut, maka warga Solo positif Corona menjadi 63 orang.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengungkapkan, 18 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut merupakan klaster RSUD dr Moewardi Solo.

“Dari sebelumnya 25 mahasiswa UNS yang merupakan dokter PPDS positif Corona, 15 diantaranya warga Solo. Sedangkan yang tiga lainnya warga Solo lain di luar klaster,” ujarnya, Minggu (12/7/2020).

Diakui Ahyani, penambahan pasien positif Corona kali ini rekor baru. Karena selama ini penambahan yang terjadi tidak pernah sebanyak ini dalam hitungan satu hari.

“Karena penambahan ini, Solo kembali berstatus zona merah. Harapan kami, pihak RSUD dr Moewardi segera melakukan tracing secara masif karena diketahui mereka (dokter tersebut-red) praktek di RS swasta juga,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, tiga pasien positif Covid-19 yang baru merupakan Pasien dengan pengawasan (PDP) yang naik kelas.

“Satu dari Kelurahan Mojosongo, satu dari Jebres dan satu dari Banyuanyar. Dan semuanya tidak ada kaitannya dengan kasus lama, semuanya kasus baru PDP naik kelas,” tuturnya. Prihatsari

JOGLOSEMAARNEWS.COM


BERITA TERKAIT