PAN Solo Segel Dukungan ke Gibran, Tutup Pintu Ajakan Koalisi dari PKS
JOGLOSEMARNEWS.COM | 03/08/2020 10:50
PAN Solo Segel Dukungan ke Gibran, Tutup Pintu Ajakan Koalisi dari PKS
Bakal calon Wali Kota Solo sekaligus putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan bakal calon Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa (kanan) memberikan keterangan di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Solo, Jawa Tengah, Jumat, 17 Juli 2020. Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa resmi mendapat rekomendasi PDI Perjuangan untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Pilkada serentak Desember mendatang. ANTARA/Mohammad Ayudha

SOLO, JOGLOSEMATNEWS.COM — Dinamika politik di Kota Solo menghadapi Pilwakot 2020 semakin dinamis. Setelah sebelumnya DPW PAN Jawa Tengah masih membuka kemungkinan membangun koalisi dengan PKS, kini kemungkinan tersebut telah tertutup.

Ketua DPD PAN Solo, Ahmad Sapari memastikan partainya mendukung pasangan Gibran- Teguh Prakosa dalam kontestasi Pilwakot Solo 2020 mendatang. Sapari mengaku telah mendapatkan perintah dari DPP partainya untuk mendukung pasangan yang diusung PDIP tersebut.

“Bang Zul (Zulkifli Hasan) sudah perintahkan untuk DPD Kota Solo dukung Gibran. Kita tinggal de yure saja, defakto sudah ke saudara Gibran. Karena covid kita belum berani mengadakan rapat mengundang massa banyak,” paparnya, Kamis (30/7/2020).

 

Sebelumnya, Sekretaris DPW PAN Jawa Tengah Umar Hasyim mengutarakan, prosedur administrasi dukungan dengan pengajuan Surat Keputusan (SK) berupa rekomendasi dari DPD PAN Solo untuk Gibran sampai saat ini belum direalisasikan.

“Dan DPD belum melaksanakan pertemuan resmi terkait dukungan ini. Meskipun sudah ada deklarasi dukungan calon yakni ke Gibran, belum dapat dijadikan sebagai legitimasi dukungan. Karena secara administrasi belum dibuat,” ujarnya, Rabu (29/7/2020).

Kondisi tersebut, menurut Umar, keputusan memberikan dukungan bisa saja berubah. Hal itu bisa terjadi jika DPP memutuskan untuk mendukung atau tidak mendukung seorang calon. Bahkan kemungkinan bisa terjadi pada PAN berkoalisi dengan PKS untuk mengusung pasangan calon sendiri.

“Bisa saja, karena kalau DPP sudah memutuskan, kita juga harus melaksanakan. Termasuk apakah akan berkoalisi dengan PKS atau bagaimana,” tandasnya. Prihatsari

JOGLOSEMARNEWS.COM


BERITA TERKAIT