Autopsi Kematian Mahasiswa UNS Selesai, Polisi Sebut Korban Mati Lemas karena Pukulan Benda Tumpul
JOGLOSEMARNEWS.COM | 29/10/2021 19:54
Autopsi Kematian Mahasiswa UNS Selesai, Polisi Sebut Korban Mati Lemas karena Pukulan Benda Tumpul
Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kasus kematian mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS), Gilang Endi Saputra (23) saat mengikuti Diksar Menwa memunculkan fakta baru.

Hal tersebut setelah jajaran kepolisian dari Polresta Solo menerima hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Semarang Biddokkes Polda Jawa Tengah, Jumat (29/10/2021) pukul 11.00 WIB.

“Dari hasil autopsi tersebut disimpulkan bahwa penyebab kematian adalah karena luka akibat kekerasan benda tumpul. Itu yang mengakibatkan korban mati lemas,” kata Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Wakapolresta AKBP Gatot Yulianto dan Kasatreskrim AKP Djohan Andika.

Dengan keluarnya hasil autopsi, penyidik Satreskrim Polresta Solo kembali akan melakukan serangkaian kegiatan penyidikan untuk meminta keterangan ahli.

“Untuk meminta keterangan ahli yang terlibat dalam rangkaian autopsi dari tim kedokteran forensik pada saat dilakukan autopsi kepada jenazah,” terangnya.

Terkait di mana letak kekerasan yang dialami korban, Ade menyebut hal itu merupakan ranah penyidik. Pihaknya akan menyampaikan pada update selanjutnya.

Seperti diketahui, seorang mahasiswa UNS meninggal dunia saat mengikuti kegiatan Diklatsar UKM Menwa, Minggu (24/10/2021. Berdasarkan kesaksian keluarga, terdapat sejumlah luka lebam di wajah dan tengkuk jenazah korban.

joglosemarnews.com


BERITA TERKAIT