Pemkot Solo Buka Vaksinasi Booster Malam Hari Berpusat di Graha Wisata Solo, Ini Jadwalnya
JOGLOSEMARNEWS.COM | 07/04/2022 11:18
Pemkot Solo Buka Vaksinasi Booster Malam Hari Berpusat di Graha Wisata Solo, Ini Jadwalnya

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota Solo mulai membuka layanan vaksinasi booster pada malam hari yang berpusat di Gedung Graha Wisata Solo, Rabu, (06/04/2022) malam.

Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yang sudah menetapkan syarat perjalanan atau mudik dengan vaksinasi booster.

“Untuk capaian vaksinasi booster di Solo sendiri kita baru 40,18 %. Ini semua fasilitas kesehatan (faskes) juga kita buka selama ramadhan. Polres, kodim juga buka malam, kemudian untuk kita nanti graha wisata mulai Rabu, (06/04/2022) malam,” ungkap Siti Wahyuningsih, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Solo.

Ditambahkannya untuk vaksinasi di Graha Wisata tersebut, dimulai pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

“Untuk Graha Wisata setiap hari Senin sampai Kamis. Kita siapkan sekitar 200-250 vaksin booster, jika antusiasnya tinggi akan kami terjunkan lebih banyak timnya,” terang Siti.

Lebih lanjut, Siti menjelaskan bahwa stok vaksinasi booster saat ini masih dalam taraf aman.

“Ini vaksinnya longgar beda dengan dulu. Stok vaksin dikirim seminggu sekali. Sekali kirim bisa 10.800, amanlah untuk vaksin,” katanya.

Ia menyampaikan, selama 2 hari puasa,jumlah warga yang melakukan vaksinasi booster perharinya masih sama dengan hari-hari sebelum bulan puasa.

“Perhari itu puskesmas 200, 150, 100, Wajarlah ya kelihatannya harus didorong, ini seluruh stakeholder. Mari bersama sama tugas vaksinasi itu tugas bersama, melindungi masyarakat agar terbebas covid. Sebenarnya juga vaksinasi siang hari itu tidak membatalkan puasa, jadi ayo bergegas vaksinasi,” tegas Siti.

Sementara itu Walikota Solo, Gibran Rakabuming menjelaskan vaksinasi booster penting untuk melindungi para lansia jika bertemu saat mudik.

“Kan saya sudah bilang berkali-kali terutama yang sudah lansia itu sebelum mudik sebelum ketemu simbah vaksin sek. Simbahnya divaksin putu putu anak anak divaksin, karena yang paling riskan itu lansia. Booster kita juga masih jauh, baru 40% lebih, target kitakan 70%,” ucap Gibran.

joglosemarnews.com


BERITA TERKAIT