Krisis Listrik di Bintuni, PLN Datangkan Lagi Dua Mesin Bekas
CAHAYAPAPUA.COM | 07/03/2018 02:45
Krisis Listrik di Bintuni, PLN Datangkan Lagi Dua Mesin Bekas
Manajer PLN Rayon Bintuni, Sapri. Arif Triyanto/Cahaya Papua

Cahayapapua.com, Bintuni - Mengatasi krisis listrik di Kabupaten Teluk Bintuni, PLN Rayon Bintuni mendatangkan  dua unit mesin bekas dari Nabire dan Oransbari, dan diperkirakan akan tiba dalam waktu dekat. Manajer PLN Rayon Bintuni, Sapri Selasa (6/3) mengatakan bahwa untuk mengatasi defisit daya listrik di Bintuni, PLN melakukan langkah- langkah diantaranya, melakukan relokasi 2 unit Mesin.

Dikatakannya, untuk satu unit mesin dari Oransbari sekarang dalam tahap pemindahan. Sementara relokasi satu unit mesin dari Nabire juga sedang dilakukan. "Untuk relokasi dari Oransbari dan Nabire Kami berharap akan tiba pada bulan ini juga agar bisa mengatasi Pemadaman di Kota Bintuni," katanya. Selain itu, kata Sapri, PLN juga telah melakukan pengadaan mesin baru berkapasitas 4 MW sebanyak 4 buah di tahun 2018 ini.

Semua proses pengadaan masih dilakukan oleh PLN Wilayah. Diberitakan sebelumnya, sudah satu minggu, LNG Tangguh tidak menyuplai listrik ke wilayah Bintuni. Hal ini mengakibatkan listrik untuk pelanggan di wilayah tersebut dibackup oleh PLTD, namun dua mesin mengalami kerusakan, sehingga pemadaman bergilir tak beraturan pun terpaksa dilakukan oleh pihak PLN Rayon Bintuni.

Saat dikonfrimasi mengenai kondisi ini, Manajer PLN Rayon Bintuni, Sapri, Senin (5/3) membenarkan bahwa memang tidak ada suplay listrik dari LNG Tangguh sejak sepekan lalu. Dia mengatakan menurut informasi dari LNG Tangguh, tidak bisa menyuplai daya listrik ke wilayah ibu kota kabupaten dengan alasan mesin pembangkit milik LNG Tangguh ada yang rusak.

Sementara terkait jaringan saluran kabel tegangan menengah (SKTM) dari Tanah Merah ke Bintuni Sapri mengungkapkan dalam kondiai baik. "Tidak ada gangguan SKTM pak jaringan kita saat ini tidak bermasalah .. kita tidak di Suplay oleh BP Tangguh dengan Alasan Ada mesin Pembangkit mereka yang Gangguan," kata Sapri melalui aplikasi berkirim pesan Whatsapp.

Dia menambahkan kondisi seperti ini diperparah dengan rusaknya dua mesin PLTD Kampung Lama dengan daya 1500 KW, yang notabene mesin bekas, sehingga pemadaman terpaksa dilakukan. "Selamat sore.. Kami Infokan bahwa jam 13.45 wit Terjadi kebakaran Pada Mesin MTU Unit 10 dengan daya Mampu 500 kw.. Hal ini akan mengakibatkan penambahan Pemadaman di Bintuni semakin besar.. Kami akan menjadwalkan kembali Pemadaman siang  dan malam hari menyesuaikan denga Daya mampu PLTD Kampung lama. Demikian Info dari kami," pungkasnya. |Arif Triyanto


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT