Feby Ayu Gadis Pelukis Sketsa Buka Suara Soal Hubungannya dengan Ibunda, Ada Apa?
SUKABUMIUPDATE.COM | 07/07/2020 11:10
Feby Ayu Gadis Pelukis Sketsa Buka Suara Soal Hubungannya dengan Ibunda, Ada Apa?

SUKABUMIUPDATE.com – Feby Ayu Arianti akhirnya angkat bicara soal hubungan dengan ibu dan keluarganya di Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi yang sempat sulit berkomunikasi selama ia berapa di Jakarta. Dua bulan lalu, Feby memutuskan ke Jakarta (keluarga ayah kandungnya) untuk melanjutkan mimpi kembali bersekolah.

Kepada sukabumiupdate.com, melalui pesan singkat Senin (6/7/2020) Feby yang jago melukis sketsa dan berbahasa Inggris ini mengaku sudah mendaftarkan diri disalah satu sekolah swasta di Jakarta utara.

“Saya sudah mendaftar di SMA 1 Barunawati milik yayasan sekar laut pelni. Saat ini sedang menunggu kabar dari pihak sekolah,” jelas gadis belia berusia 17 tahun ini mengawali pembicaraan.

Ia merasa keberatan dengan pemberitaan sukabumiupdate.com, soal curhat ibu kandungnya di Jampang Tengah.Yani ibu kandung Feby di Bojongjengkol Jampang Tengah Sukabumi mengaku kesulitan berkomunikasi dengan Feby, setelah anakya tersebut berangkat ke Jakarta beberapa bulan lalu.

“Berita itu tidak benar. Saya tidak melupakan jasa orang tua, khususnya ibu, nenek dan ayah tiri saya di Bojongjengkol Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi. Saya hanya ingin mewujudkan mimpi kembali sekolah dan saya memilih di Jakarta,” tegas Feby.

Di Jakarta Feby kembali tinggal di rumah nenek dari ayah kandungnya. “Saya hanya ingin fokus sekolah, karena itu amanat dari para donatur yang sudah membantu termasuk dari pak Presiden Joko Widodo untuk melanjutkan sekolah. Saya khawatir uang tabungan dana pendidikan saya terpakai untuk kebutuhan diluar biaya pendidikan,” sambungnya.

“Jujur saja, uang dana pendidikan bantuan Presiden melalui BRI sudah terpakai sedikit untuk kebutuhan keluarga, saya ingin dana bantuan benar-benar mencukupi kebutuhan melanjutkan pendidikan,” beber Feby.

Selain dari presiden melalui BRI, menurut Feby juga mendapatkan bantuan bea siswa dan biaya pendaftaran masuk sekolah dari PT Biofarma.

Selain itu juga ada bantuan dari donatur lainnya, seperti uang tunai dari donatur saat ia diundang sebagai tamu di acara televisi swasta, setelah kisahnya sebagai pelukis cantik fasih berbahasa inggris yang terancam putus sekolah viral.

“Bantuan tersebut rencananya akan saya gunakan untuk seluruh kebutuhan selama saya melanjutkan pendidikan (SMA) di Jakarta. Mulai dari peralatan sekolah, ongkos ke sekolah dan biaya kehidupan sehari-hari saya selama di Jakarta,” ungkap Feby.

Kondisi ini yang membuat Feby sedikit terbebani setiap kali ibunya di Jampang Tengah menghubungi lewat sambungan telepon. “Saya bukan melupakan apalagi tidak peduli, tapi ingin fokus sekolah dulu. Saya melanjutkan sekolah juga demi keluarga saya, demi ibu, nenek dan ayah di Jampang Tengah dan demi keluarga ayah kandung saya di Jakarta,” pungkasnya.

SUKABUMIUPDATE.COM


BERITA TERKAIT