Daftar Kecelakaan Pesawat di Indonesia 10 Tahun Terakhir
SUKABUMIUPDATE.COM | 11/01/2021 14:12
Daftar Kecelakaan  Pesawat  di Indonesia 10 Tahun Terakhir

SUKABUMIUPDATE.com - Duka mendalam kembali dirasakan bangsa ini setelah 9 Januari 2021 lalu Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, rute penerbangan Jakarta-Pontianak Kalimantan Barat hilang kontak dan terjatuh di Kepulauan Seribu. Kecelakaan tersebut menambah catatan kelam dunia penerbangan Indonesia dalam 10 tahun terakhir ini.

Berikut daftar Kecelakaan Pesawat yang terjadi di Indonesia dalam 10 tahun terakhir.

2011

Merpati Nusantara Airlines Xian PK MZKMA-60 - 7 Mei 2011

Merpati Nusantara Airlines dengan nomor penerbangan MZ 8968 rute Sorong-Nabire-Kaimana mengalami Kecelakaan di perairan dekat Bandara Utarom, Kabupaten Kaimana. Penyebab kecelakaan ini diduga akibat cuaca buruk. Namun menurut laporan akhir KNKT pada Mei 2012, disebutkan kecelakaan ini diduga akibat kesalahan pilot.

Susi Air Caravan C 208 B PK-VVE - 9 September 2011

Pesawat Susi Air Caravan C 208 B PK-VVE jatuh di Kabupaten Yahukimo. Penyebab kecelakaan dengan rute menuju Kenyem tersebut adalah adanya anak kecil yang melintas di landasan bandara ketika pesawat akan mendarat. Akibatnya pilot memutuskan untuk menaikkan kembali pesawat, namun justru menabrak gunung.

Helikopter Bell 412 PK-OCV - 25 September 2011

Helikopter Bell 412 PK-OCV milik Airfast yang disewa oleh PT Newmont Nusa Tenggara Barat ditemukan di kawasan pegunungan Dodo Rinti, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Helikopter tersebut berangkat dari Kawasan Camp Elang menuju Camp di Lamurung, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Tidak diketahui pasti penyebab dari kecelakaan tersebut.

Pesawat Casa 212-200 - 28 September 2011

Pesawat Casa 212-200 milik PT Nusantara Buana Air dengan nomor penerbangan PK-TLF rute Medan-Kutacane mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk dan terjatuh di bukit Taman Nasional Gunung Leuser, Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Seharusnya pesawat tersebut tiba di Bandara Kutacane, Banda Aceh. 

Lion Air JT-673 - 23 Oktober 2011

Pesawat Lion Air JT-673 rute penerbangan Tarakan-Balikpapan tergelincir di Bandara Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Kedua roda pesawat terperosok sedalam 15-20 sentimeter di aspal perpanjangan runway.

Pesawat Cessna 185 Skywagon - November 2011

Pesawat Cessna 185 Skywagon yang hanya memiliki 6 kursi milik Mission Association Fellowship (MAF) ini jatuh di pegunungan Nabire setelah lepas landas.

Pesawat Cessna C 172 Skyhawk - 16 November 2011

Pesawat Cessna C 172 Skyhawk melakukan training cross country. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan direncanakan mendarat di Lanud Cakrabuana, Cirebon. Namun, pesawat hilang kontak ketika di udara dan baru ditemukan pada 28 November 2011.

2012

Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) - 9 Mei 2012

Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ini jatuh di tebing Gunung Salak Jawa Barat. Kecelakaan terjadi karena pilot tidak mengetahui kondisi medan penerbangan.

2013

Lion Air JT-904 - 13 April 2013

Pesawat Lion Air JT-904 berangkat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Pesawat tersebut jatuh di laut Bali saat hendak mendarat. Kecelakaan ini diduga akibat kelalaian pilot. Ada juga dugaan akibat perubahan kecepatan arah angin secara tiba-tiba.

2014

Air Asia QZ8501 - 28 Desember 2014

Pesawat Air Asia QZ8501 hilang kontak di sekitar Tanjung Pandan, Belitung dan Pontianak. Pesawat ini terbang dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Changi, Singapura.

Puing-puing pesawat tersebut baru ditemukan pada 30 Desember 2014 di Laut Jawa. Kecelakaan terjadi karena adanya kerusakan ekor belakang dan juga kelalaian pilot.

2015

Lion Air JT-303 - 24 April 2015

Mesin pesawat Lion Air JT-303 terbakar di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Pesawat dengan rute penerbangan Medan-Jakarta ini mengalami ledakan pada bagian belakang pesawat ketika mesin baru dinyalakan.

Peristiwa ini membuat para penumpang panik dan berhamburan keluar dari pesawat sehingga banyak yang mengalami luka-luka.

Lockheed Martin C-130 Hercules - 30 Juni 2015

Pesawat Lockheed Martin C-130 Hercules ini jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, Kota Medan. Pesawat ini direncanakan terbang ke Lanud Tanjung Pinang.

Trigana Air Service - 16 Agustus 2015

Pesawat Trigana Air Service penerbangan 267 menabrak Gunung Tangok dalam rute penerbangan dari Kota Jayapura menuju Oksibil, pusat pemerintahan Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Kecelakaan ini terjadi diduga karena cuaca buruk yang tidak menentu.

2016

Lion Air JT-263 - 20 Februari 2016

Pesawat Lion Air JT-263 tujuan Balikpapan-Surabaya tergelincir di Bandara Juanda Surabaya. Pesawat ini tergelincir karena landasan pacu yang tergenang air akibat hujan. Beruntung seluruh penumpang selamat dan pesawat tidak mengalami kerusakan.

Hercules C-130 HS - 18 Desember 2016

Pesawat milik TNI-AU, Hercules C-130 HS ini terjatuh di pegunungan yang ada di kawasan Wamena Papua setelah lepas landas dari Timika menuju Wamena. Pesawat ini mengangkut logistik dengan beban maksimal terberat yaitu 12 ton. 

2017

Wings Air IW 1252 dan Lion Air JT-197 - 3 Agustus 2017

Pesawat Wings Air dan Lion Air mengalami insiden tabrakan sayap ketika berada di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Pesawat Lion Air rute penerbangan dari Banda Aceh menuju Medan bersenggolan sayap dengan pesawat Wings Air yang akan membawa penumpang dari Kualanamu menuju Bandara Cut Nyak Dhien, Aceh. Insiden ini terjadi karena jarak yang terlalu dekat dan ruang runway yang terbatas.

2018

Lion Air JT-892 - 29 April 2018

Pesawat Lion Air JT-892 tergelincir di Bandara Djalaluddin, Tantu, Kabupaten Gorontalo. Pesawat dengan rute penerbangan Makassar-Gorontalo ini mendarat ketika sedang hujan sehingga menyebabkan tergelincir.

Lion Air JT-610 - 29 Oktober 2018

Pesawat Lion Air JT-610 rute penerbangan Cengkareng-Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat tersebut jatuh di Tanjung Pakis, Karawang. Insiden terjadi diduga akibat sensor yang tidak berfungsi sehingga pilot tidak bisa mengendalikan pesawat.

THRAS PK-ELB PT Elang Nusantara Air - 3 November 2018

Pesawat THRAS PK-ELB milik PT Elang Nusantara Air terjatuh di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang.

Pesawat tersebut diketahui mengangkut dan menaburkan pupuk di kebun kelapa sawit PT Kencana Graha Permai Cendana Estate. Pesawat mendarat mendadak dan mengalami patah sayap.

2020

Trigana Air Service PK-YSG - 25 Februari 2020

Pesawat kargo Trigana Air Service PK-YSG mengalami kecelakaan di Bandara Sentani, Papua. Pesawat tergelincir saat akan terbang menuju Wamena.

Pesawat Tempur Hawk 209 - 15 Juni 2020

Pesawat tempur Hawk 209 milik TNI-AU ini jatuh di Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar, Riau. Pesawat itu diketahui sedang menjalani latihan, namun ketika akan mendarat justru mengalami kendala.

Helikopter MI-17 - 6 Juni 2020

Helikopter MI-17 milik TNI-AD jatuh di kawasan industri Kendal. Diketahui helikopter ini sedang melakukan misi latihan terbang. Penyebab terjatuhnya diduga ada komponen material yang tidak sesuai standar dan tidak adanya manajemen pemeliharaan yang baik sehingga berpengaruh pada performa heli tersebut.

2021

Sriwijaya Air SJ 182 - 9 Januari 2021

Pesawat Sriwijaya Air rute penerbangan Jakarta-Pontianak Kalimantan Barat jatuh di Kepulauan Seribu. Pesawat jenis Boeing 737-500 dengan nomor penerbangan SJ 182 ini terjatuh setelah empat menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Belum diketahui penyebab dari insiden tersebut.

 


BERITA TERKAIT