Terkena Dampak Elevasi, Masyarakat Adat Danau Poso Meminta Respon PT Poso Energy
SULTENGRAYA.COM | 18/01/2022 13:55
Terkena Dampak Elevasi, Masyarakat Adat Danau Poso Meminta Respon PT Poso Energy

SULTENG RAYA – Masyarakat Adat Danau Poso (MADP) terus memperjuangkan hak-hak masyarakat di pesisir danau Poso yang terkena dampak elevasi atau naiknya permukaan air danau Poso, akibat beroperasinya bendungan PLTA Poso Energy I.

Juru bicara MADP, Berlin Modjanggo menyebutkan bahwa berdasarkan rekomendasi Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu, dibentuk tim beserta pihak PT Poso Energi I untuk bersama-sama menjalankan kesepakatan yang ada.

“Tim yang dimaksud telah kami bentuk sepulangnya dari Palu,” ujar Berlin kepada Sulteng Raya yang juga ketua adat Desa Meko, Rabu (12/1/2022).

Namun sayang kata Berlin, pihak PT Poso Energy tidak merespon keberadaan tim yang telah dibentuk pihak MADP ini. Selanjutnya, saat notulensi kesepakatan bersama itu dikonfirmasi pada pihak PT Poso Energy I, melalui juru bicaranya Syafri, pihak PT Poso Energy I meminta waktu untuk menelaah hasil notulensi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Poso Energy tak kunjung memberikan jawaban soal itu.

Diketahui, berdasarkan rilis pihak MADP, hasil pertemuan dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Palu yang digelar 23 Desember 2021, telah dihasilkan rekomendasi berupa beberapa kesepakatan. Poin kesepakatan tersebut diantaranya, melakukan peninjauan ulang, konfirmasi, dan klarifikasi secara langsung ke pihak Bendungan PLTA Poso I Poso Energi terkait kondisi permukaan air danau Poso.

Melihat pola operasi bendungan PLTA Poso I PT Poso Energy, tim seharusnya melibatkan Masyarakat Adat Danau Poso. BWSS III Palu punya kewajiban untuk memberikan informasi serta rekomendasi kepada Komite Nasional Indonesia Bendungan Besar terkait permohonan izin PT Poso Energi. Izin tersebut bisa ditinjau kembali jika terdapat permasalahan teknis di lapangan. Sementara itu, rekomendasi izin pemanfaatan air yang diberikan BWSS III Palu kepada Kementerian PU untuk Poso Energi adalah debit air 110 meter kubik per detik.

Berikutnya, poin terakhir dalam kesepakatan bersama tersebut menegaskan, dalam hal penetapan sempadan danau Poso, masyarakat Adat Danau Poso akan dilibatkan secara aktif dalam memahami, mengerti, dan menentukan sempadan danau Poso.

sultengraya.com


BERITA TERKAIT