Dibangun Rp 1,5 Milyar, Gedung SD GKST Kolonodale Tak Layak Pakai
SULTENGRAYA.COM | 29/01/2022 12:47
Dibangun Rp 1,5 Milyar, Gedung SD GKST Kolonodale Tak Layak Pakai

SULTENG RAYA – Bangunan gedung SD GKST Kolonodale, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut), tidak layak pakai lantaran pembangunannya amburadul.

Padahal, diketahui pembangunan gedung SD itu menelan biaya Rp 1,5 milyar yang dibangun tahun 2020 lalu.

Pihak sekolah pasrah dengan keadaan tersebut, meskipun tidak layak pakai, proses belajar mengajar di gedung tersebut tetap dilakukan lantaran tidak ada lagi ruangan lain yang bisa menampung siswa dan siswinya.

“Sekolah ini, gedung yang dua tingkat ini sampai saat ini belum pernah selesai, memang juga belum ada penyerahan dari pihak kontraktor,” ujar Kepala SD GKST Kolonodale, Yoskar Meltik Tampake, Kamis (27/1/2022).

Kepsek Yoskar yang mendampingi media ini berkeliling gedung baru itu menyayangkan kondisinya yang begitu memprihatinkan, salah satunya gedung dua lantai ini belum dipasang tegel padahal menurutnya dalam RAB hal tersebut harus dilakukan. “Begitu juga dengan pagar tangga menuju lantai dua harusnya di pasang pagarnya, tetapi hal itu tidak dilakukan. Yang terpasang sekarang ini hasil swadaya sekolah,” jelasnya.

Selain itu, Yoskar juga memperlihatkan plafon gedung lantai dua ada yang sudah jebol, bahkan di salah satu ruang kelas terlihat plafonnya nyaris terlepas sementara di gedung itu sedang dilakukan proses belajar mengajar yang sewaktu-waktu bisa membahayakan anak-anak. “Kami berharap agar kontraktor pembangunan gedung ini bisa bertanggungjawab,” harapnya.

Ia menyampaikan, gedung sekolah dua lantai SD GKST Kolonodale tersebut dibangun tahun 2020 yang anggarannya bersumber dari APBD. “Karena pembelajaran tatap muka sudah mulai berlangsung maka kami harus gunakan gedung ini karena tidak ada gedung lain selain gedung ini. Kalau melihat kondisi ini sangat membahayakan,” ujarnya. 

sultengraya.com