Jatah Solar Nelayan di Donggala Dibatasi
SULTENGRAYA.COM | 17/04/2022 12:33
Jatah Solar Nelayan di Donggala Dibatasi
Ilustrasi nelayan. TEMPO/Dasril Roszandi

SULTENG RAYA – Kepala Pengelola Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN) Donggala, Marwan meminta agar Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas menambah jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPDN Donggala.

Sebab kata Marwan, pihaknya terpaksa selalu membatasi jatah solar nelayan karena stok BBM terbatas, karena jika semua nelayan diberikan jatah sesuai dengan jarak tempuh mereka, maka akan ada nelayan yang tidak mendapat solar sama sekali.

“Kapal yang ada di Donggala ini untuk jenis kapal porsain sekitar 70 lebih dan untuk nelayan pancing sekitar 470 kapal. Dengan jatah solar 40 ribu liter dalam sebulan, sangat-sangat tidak mencukupi,” ujarnya.

Kata dia, bagaimana nelayan bisa meningkatkan taraf perekonomian mereka, jika kebutuhan solar mereka agar dapat melakukan aktivitas menangkap ikan tidak terpenuhi.

“Jadi kami mohon, khususnya kepada BPH Migas dan juga kepada pemerintah untuk membantu kami dalam penambahan kuota BBM ini, agar seluruh nelayan di Donggala bisa tetap melaut,” tuturnya.

Menurutnya, untuk bisa melayani semua nelayan di Donggala, dibutuhkan jatah solar sebanyak 100 ribu liter dalam sebulan. ”Kami sangat berharap apa yang menjadi keresahan kami dapat direspon oleh pemerintah, sehingga kebutuhan BBM nelayan bisa selalu terpenuhi,” harapnya.

sultengraya.com


BERITA TERKAIT