• Pengadilan Agama (PA) Wonogiri meluncurkan inovasi pelayanan Sipawon atau Serambi Pengadilan Agama Wonogiri Kamis (10/6). Diharapkan dengan pelayanan itu akan memangkas sekitar 50 persen dari total tahapan pengurusan perkara.
  • Puluhan pedagang Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran berdemostrasi di SPBU 4456214 di Kecamatan Ngadirejo Temanggung menuntut diperbolehkan kulakan pertalite, Selasa (08/06/2021). Mereka datang dengan mengendarai mobil bak terbuka dan puluhan sepeda motor dan menggelar sejumlah spanduk.
  • Komisi B DPRD Kabupaten Sleman angkat bicara terkait wisatawan ‘diharuskan’ naik jip saat menuju petilasan Mbah Marijan. Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman diminta untuk menggalakkan pembinaan kepada pengelola pariwisata di Lereng Gunung Merapi. Tujuannya agar kejadian yang ‘mengharuskan’ wisatawan naik jip di Lereng Gunung Merapi tak terulang kembali.
  • Munculnya kasus tarif parkir mahal dengan nominal hingga Rp 20 ribu untuk mobil di kawasan pusat kota Yogyakarta menuai kekecewaan masyarakat. Tarif tersebut dinilai jauh dari kewajaran dan membuat wisatawan enggan berkunjung ke pusat kota Yogya yang identik dengan Malioboro. Kondisi tersebut menurut Sultan harus segera diurai oleh pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satunya menurut Sultan dengan penerapan tarif parkir premium untuk kendaraan di kawasan tersebut.
  • Komisi B DPRD Bantul mendesak Pemerintah Kabupaten Bantul segera menindaklanjuti keluhan wisatawan terkait keberadaan pengamen di Parangtritis Kretek Bantul. Keluhan pengunjung dengan kehadiran pengamen mencuat Sabtu akhir pekan lalu. Sementara pemerintah daerah tidak punya pilihan lain, keberadaan pengamen harus ditertibkan.
  • Pencak silat menjadi salah satu medium masyarakat Indonesia dalam upaya mengusir penjajah di era Belanda. Perjalanan pencak silat di Indonesia begitu panjang, dan tak lekang waktu karena diwariskan secara turun-temurun.
  • Isu terkait 75 pegawai KPK mencuat hangat sejak beberapa waktu terakhir. Muncul kekhawatiran kasus-kasus yang ditangani KPK akan terbengkalai salah satunya dugaan korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta yang hingga kini belum juga memunculkan tersangka.
  • Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan Surat Edaran terkait instansi yang memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari pukul 10.00 WIB atau menyesuaikan dan akan dimulai 20 Mei mendatang.
  • Ketua PP Muhammadiyah, Busyro Muqaddas turut bersuara mengenai 75 orang pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan berkomentar, terutama berkaitan indikator TWK. Pernyataan tersebut lantas ditimpali oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepersidenan (TAU KSP), Ali Ngabalin melalui sosial media Twitter.
  • Tim inspeksi mendadak menemukan penyedap rasa buatan pabrik yang kedaluwarsa sejak 2017, masih ditawarkan di sebuah warung di Pasar Karangpandan. Mereka juga mendapati berbagai obat keras bebas diperjual belikan di kios sayuran.
  • Banyak desa di DIY kebingungan merealisasikan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Berbagai permasalahan dihadapi desa yang belum bisa diurai seperti kesulitan menetukan roadmap hingga menentukan sosok pengelola yang mumpuni menangani.
  • Adanya kebijakan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang melarang pejabat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggelar open house saat Idul Fitri 1442 H, mendapatkan respon positif sejumlah kalangan.
  • Foto tersangka NA (25) pengirim sate sianida beracun, yang mengenakan daster kuning di sel tahanan Mapolsek Bantul viral di media sosial. Foto tersebut ternyata diambil oleh salah seorang anggota polisi pada Sabtu (1/5/2021) lalu, sehari setelah penangkapan NA.
  • Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo dengan tegas mengatakan segala bentuk penyakit masyarakat akan ditindak tegas. Pihaknya meminta laporan masyarakat akan maraknya Judi Togel, apalagi sampai anak-anak ikut memberi atau ‘jajan togel’.
  • Motif asmara ternyata menjadi alasan mengapa NA nekat mengirimkan sate beracun yang akhirnya merenggut nyawa anak pengemudi ojek online di Bantul. Wanita ini sakit hati lantaran ia tak dinikahi oleh Tomi, yang sebenarnya menjadi target sasaran dari makan beracun tersebut