Petani di Sleman Tangkap Satu Tikus Dapat Rp 3.000
KRJOGJA.COM | 05/11/2018 09:10
Petani di Sleman Tangkap Satu Tikus Dapat Rp 3.000

SLEMAN, KRJOGJA.com - Petani di Kabupaten Sleman yang bisa mendapatkan tikus sawah, akan mendapatkan insentif Rp 3.000 tiap ekornya dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3). Hal ini sebagai upaya mengendalikan hama tikus bagi petani.

Kepala DP3 Sleman Heru Saptono, Minggu (4/11). Menurutnya, hama tikus itu munculnya sepanjang tahun. Untuk itu upaya pengendalian paling efektif dilakukan bersamaan. Karena tikus itu tidak dapat diberantas. "Ini menjadi catatan tersendiri bagi daerah yang sepanjang tahun bertanam padi. Jika makanannya ada terus, otomatis tikus juga akan terus ada," ungkapnya.

BACA JUGA: Hati-Hati! Ini 5 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Selama ini wilayah yang cukup banyak serangan tikus ada di Sleman Barat. Di sana ketersediaan air ada sepanjang tahun. Hal ini membuat petani juga memilih untuk menanam padi sepanjang tahun.

Upaya pengendalian hama tikus yang dilakukan DP3 Sleman dengan membagikan benih padi gratis. Setidaknya ada 6,3 ton benih yang dibagikan kepada petani.

BACA JUGA: Hadapi Hama Tikus, Petani Perbanyak Gropyokan

"Benih kami bagi secara bersamaan juga. Harapannya petani juga bisa serempak ketika memulai masa tanam. Karena biasanya yang menanam duluan itu yang sering diserang tikus. Untuk itu tanamnya harus serentak, guna mencegah datangnya tikus," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan DP3 Sleman Rofik Andriyanto.

Upaya ini diharapkan juga diimbangi dengan ketaatan petani untuk serentak dalam memulai pola tanam. Terutama bagi petani di Sleman Barat. Selain musimnya yang tidak teratur, petani di sana juga tetap memaksa untuk menanam padi sepanjang tahun. (Awh)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT