Indonesia Menari 2019 Akan Semarak di 6 Kota, Pendaftaran di Kota Semarang Dibuka
KRJOGJA.COM | 18/09/2019 12:07
Indonesia Menari 2019 Akan Semarak di 6 Kota, Pendaftaran di Kota Semarang Dibuka
Ratusan penari berkostum tradisional Indonesia menari dalam perhelatan Indonesia Menari 2017 di Grand Indonesia, Jakarta, 19 November 2017. ANTARA

SEMARANG, KRJOGJA.com - Indonesia Menari telah diselenggarakan sejak 2012. Dan,kKegiatan tahunan Indonesia Menari 2019, persembahan www.indonesiakaya.com akan kembali digelar, dengan semangat cinta budaya dan cinta Indonesia. 

Sukses serempak di Jakarta, Bandung, Solo dan Semarang, tahun ini Indonesia Menari akan semakin semarak dengan penambahan tiga kota baru. "Kali ini kami menambah lagi tiga kota besar yaitu Makassar, Medan dan Palembang sebagai tuan rumah," kata Renitasari Adrian selaku Direktur Program www.indonesiakaya.com melalui siaran pers yang diterima KR, Selasa 17 September 2019. 

BACA:Kak Seto Raih Penghargaan Leprid, Ini Sebabnya

Renitasari berharap, penambahan kota semakin mendekatkan masyarakat dengan tarian daerah yang dikemas modern dan memberi kesempatan lebih luas untuk menari bersama dalam kemeriahan Indonesia Menari 2019. Event akbar ini menargetkan 6.500 peserta di tujuh kota Indonesia. Para peserta yang terdiri perorangan, berbagai komunitas generasi milenial, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas di Indonesia, akan bersama-sama menari menunjukkan kemampuan memperebutkan total hadiah ratusan juta. Pendaftaran untuk kota Semarang telah dibuka sejak Senin (16/9). Pendaftaran di website www.indonesiakaya.com gratis dan terbuka untuk umum.

Pendaftar atas nama komunitas, minimal membawa lima orang peserta dan maksimal tujuh orang. Tarian massal ini dengan koreografi menggabungkan gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern durasi empat menit diiringi musik tradisi yang diaransemen. Tahun ini, menggaet produser musik muda Indonesia Jevin Julian. Enam lagu daerah yaitu Anging Mamiri, Ondel-Ondel, Sik Sik Si Batu Manikam, Dek Sangke, Gundul-gundul Pacul dan Manuk Dadali diaransemen bernuansa elektronik. Ufa Sofura kembali didapuk menjadi koreografer. 

Penari yang pernah menjadi juri audisi Indonesia Menuju Broadway ini mengemas gerakan tari tradisional secara modern yang dapat diikuti oleh siapa saja.  Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2019 melalui www.indonesiakaya.com/indonesiamenari. Peserta juga diwajibkan mengikuti gerakan tari yang telah dikonsep, namun gerakannya terbuka untuk dikreasikan. (Sal)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT