Peringati Harlah ke-94 NU, Jalan-Jalan Sarungan Capai 2.000 Peserta
KRJOGJA.COM | 02/02/2020 21:25
Peringati Harlah ke-94 NU, Jalan-Jalan Sarungan Capai 2.000 Peserta
Sejumlah santri membawa foto-foto tokoh alim ulama NU (Nahdlatul Ulama) saat mengikuti kirab santri dalam rangka Hari Santri Nasional di Kota Temanggung, Jateng, 22 Oktober 2015. Ribuan santri dari 165 pondok pesantren di wilayah Temanggung mengikuti kirab keliling kota. ANTARA FOTO

SALATIGA, KRJOGJA.com - Ribuan warga di Salatiga dan simpatisan Nahdhatul Ulama (NU) mengikuti jalan sehat memakai sarung yang diadakan pengurus NU Kota Salatiga dan MWC NU Kecamatan Tingkir Salatiga untuk memperingati Harlah ke 94 NU, Minggu (2/02/2020).

Jalan sehat memakai sarung ini diikuti kurang lebih 2.000 peserta.  Start dari Masjid Agung  Fudhola Kelurahan Tingkir Lor -  Pondok Al Masyitoh Tingkir Lor - Pasar Cengek Tingkir Lor - Makam Cinderejo  - Situs Pondok Pesantren Djoko Tingkir KH. Zubeir Umar Al Jailaniy - Makam Mbah Abdul Wahid (Leluhur Gus Dur) melakukan doa dan Tahlil massal serta pembacaan Sirah Sejarah  sanad dan nasab Simbah Kyai Abdul Wahid - dilanjutkan perjalanan kembali ke Masjid Agung Al Fudhola Tingkir Lor sebagai Finish.

Acara Harlah ke-94 Jamiiyah NU ini juga dihadiri Wali Kota Salatiga, Yuliyanto. Wali kota juga ikut berjalan kaki mengenakan kain sarung bersama para santri dan pengurus NU.

 “Tidak kurang 2.000 peserta mengikuti acara jalan jalan sarungan (JJS) ini. Peserta juga berziarah ke makam simbah dari Gus Dur yang berada di Tingkir Salatiga,” ujar Ketua Panitia Harlah ke 94 NU MWC Kecamatan Tingkir, Agus Salim, Minggu (2/2).  (Sus)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT