Kirim Sate Beracun via Ojol Karena Sakit Hati Tak Dinikahi
KRJOGJA.COM | 03/05/2021 16:50
Kirim Sate Beracun via Ojol Karena Sakit Hati Tak Dinikahi
ilustrasi sate (pixabay.com)

BANTUL, KRJOGJA.com – Motif asmara ternyata menjadi alasan mengapa NA nekat mengirimkan sate beracun yang akhirnya merenggut nyawa anak pengemudi ojek online di Bantul. Wanita ini sakit hati lantaran ia tak dinikahi oleh Tomi, yang sebenarnya menjadi target sasaran dari makan beracun tersebut.

“Kasus ini bermotif sakit hati karena tersangka tidak dikawin oleh target,” jelas Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Burkam Rudy Satria SIK didampingi Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi S SIK MH saat memberi penjelasan kepada awak media di Aula Mapolres Bantul, Senin (02/05/2021).

Pelaku warga Majalengka Jawa Barat diketahui sebagai karyawan di sebuah salon yang memiliki beberapa pelanggan rutin. Di salon tersebut ada seorang pelanggan berinisial R yang jatuh cinta kepada NA, namun tersangka menolaknya karena ia lebih suka dengan pelanggan lalin yakni Tomi.

Walau tidak suka kepada R, namun pelaku sering curhat kepada R jika ada permasalah dengan Tomi. Kemudian R menyarankan agar pelaku mengirimkan makanan dicampur dengan KCN untuk memberi pelajaran kepada Tomi.

Saran R itu akhirnya dilakukan oleh tersangka yang kemudian menggunakan jasa pengemudi ojek online bernama Bandiman warga Salakan Bangunharjo Sewon Bantul. Sebelumnya pelaku bertemu Bandiman di Masjid Noor Alam Jalan Gayam Umbulharjo Yogyakarta, Minggu (25/04/2021).

Ia meminta bantuan mengirim 2 dos berisi sate ayam dan 1 paket snack tanpa aplikasi online untuk diberikan Tomi warga Perumahan Vila Bukit Asri. Wanita ini mengaku pengirimnya dari Hamid warga Pakualaman.

Pada saat sate diantar sampai tujuan yang dimaksud, kiriman itu diterima oleh istri Tomi tetapi ia menolaknya karena tidak merasa kenal dengan pengirim. Kemudian paket dibawa pulang oleh Bandiman dan saat buka puasa dimakan oleh keluarga Bandiman.

Sate maut itu akhirnya dimakan anak Bandiman, Naba Fais Prasetyo (10) yang akhirnya meregang nyawa karena keracunan. “Sampai seberapa hubungan mereka (tersangka dan R, serta Tomi) masih kami dalami,” paparnya.

krjogja.com


BERITA TERKAIT