Distribusi Rokok Ilegal Terungkap! Modus Dimasukkan Ambulans Rusak
KRJOGJA.COM | 26/07/2021 16:02
Distribusi Rokok Ilegal Terungkap! Modus Dimasukkan Ambulans Rusak
13-terkaitHL-ilustrasi-penyakitKarenaRokok-bebaniKeuanganNegara

SEMARANG, Krjogja.com – Sial, itulah pengusaha rokok ilegal. Walau, telah bersusah payah menyalurkan hasil produksi ratusan ribu batang rokok dengan memanfaatkan mobil ambulans yang rusak akibat kecelakaan, namun kedoknya terbongkar juga oleh Bea Cukai Kanwil Jateng DI Yogyakarta dan Bea Cukai Tegal. Truk bermasalah ditangkap di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal.

Terungkapnya pengiriman rokok ilegal yang disamarkan dengan dimasukkan ke dalam mobil ambulans yang rusak diangkut truk dibenarkan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, Moch Arif Setijo Nugroho. Kepada wartawan, ia menyebutkan terbongkarnya pengiriman rokok ilegal beserta mobil ambulance yang diangkut truk berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Kronologi dilakukannya penindakan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada truk yang membawa rokok diduga illegal akan melintas wilayah Jawa Tengah”,jelas ngkap Moch Arif Setijo Nugro

Dari informasi bahwa pada Sabtu (24/7) akan lewat truk mengangkut mobil ambulance rusak dan rokok ilegal dari Jatim ke Jakarta lalu dibentuk dua tim. ”Kami bentuk dua tim langsung. Tim dari Kanwil Bea Cukai Jateng DIY bertugas melakukan pemantauan di ruas jalan Tol Semarang-Pemalang, sementara tim Bea Cukai Tegal di ruas Tol Pemalang-Brebes," ucapnya.


Dari pelacakan, tim akhirnya pada Sabtu sekitar pukul 13.15 , mendapati truk target dan melakukan pengejaran dan pembuntutan.Sesampai di Gerbang Tol Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah, tim melakukan penghentian dan pemeriksaan.

“Awalnya petugas ragu karena ketika dibuka yang kelihatan mobil ambulance. Tapi setelah diperiksa lagi, ternyata juga memuat rokok tanpa pita cukai,” kisah Moch Arif Setijo Nugroho.

Pelaku sengaja mengelabuhi petugas dengan mengangkut rokok polos tersebut bersama muatan ambulance. Mereka mungkin berharap dengan cara tersebut saat PPKM akan aman dari petugas.

Barang hasil penindakan beserta sopir kemudian dibawa ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pencacahan didapati bahwa Sopir (RS) mengangkut 14 karton rokok polos dengan jumlah 224.000 batang. Rokok tersebut berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek dengan nilai barang mencapai Rp228,5 juta. Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp150,1 juta yang terdiri atas Cukai, PPN HT dan Pajak Rokok.

Anehnya, sopir truk berinisial RS mengaku tidak mengetahui jika muatan yang ia bawa adalah barang ilegal. “Saya tidak tahu jika muatan selain mobil ambulance itu adalah rokok illegal. Mobil ambulancenya juga sudah rusak bekas kecelakaan," terangnya.

Sementara itu mobil ambulance dikabarkan kecelakaan di Sampang, Madura pada Rabu dini hari (21/7/2021). Mobil yang diduga mengalami pecah ban sebelum kecelakaan tersebut membawa jenazah dari Jakarta. Kasus pengiriman rokok ilegal dengan memanfaat mobil ambulance yang rusak diangkut truk itu masih terus dikembangkan Bea Cukai Jateng DIY.

krjogja.com


BERITA TERKAIT