Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Penutupan Kawasan Malioboro Pukul 18-21 WIB
KRJOGJA.COM | 11/01/2022 10:39
Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Penutupan Kawasan Malioboro Pukul 18-21 WIB
Kesibukan lalu-lintas di Jala Malioboro, dipotret pada Januari 2014. Tempo/Tulus Wijanarko

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogyakarta akan melanjutkan penutupan kawasan Malioboro pukul 18.00 hingga 21.00 WIB seperti yang sudah menjadi keputusan bersama (kawasan semi pedesterian). Adanya kebijakan untuk membuka penuh kawasan Malioboro pada 31 Desember sampai 4 Januari lebih dikarenakan adanya momentum tahun baru, serta adanya pengalihan arus di simpang teteg. Pembukaan akses penuh menuju pusat Malioboro tersebut bertujuan agar tidak terjadi kerumunan masyarakat yang hendak merayakan pergantian tahun baru.

“Kebijakan terkait penutupan Malioboro dari pukul 18.00 sampai pukul 21.00 WIB akan terus dilakukan. Memang pada 31 Desember kemarin Malioboro sempat dibuka penuh, tapi itu hanya berlaku beberapa hari. Jadi saya ingin menegaskan semi pedestrian bukan ujicoba tahunan. Untuk itu penutupan dari pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB masih akan terus diberlakukan sebelum nantinya benar-benar menjadi kawasan pedestrian,” kata Wakil komandan pleton Jogomargo Dishub Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Awik Agus Sugito di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Awik Agus mengatakan, adanya kebijakan untuk membuka penuh akses menuju Malioboro saat malam pergantian tahun sempat disalah artikan oleh beberapa anggota masyarakat. Karena mereka beranggapan kebijakan untuk membuka akses secara penuh itu tidak hanya berlaku dari 31 Desember sampai 4 Januari, tapi berlaku selamanya. Akibatnya saat dilakukan penutupan mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB beberapa diantara mereka sempat protes atau bertanya-tanya kenapa dilakukan penutupan. Walaupun pada akhirnya setelah diberikan pemahaman oleh petugas Jogomargo akhirnya mereka bisa memahami.

“Sebagai petugas Jogomargo kami ditugaskan di sepanjang kawasan Tugu sampai titik nol kilometer dari pagi sampai malam. Selain membantu mengatur arus lalu lintas, kami juga bertugas menjaga di sejumlah sirip-sirip. Seperti jalan Perwakilan, Suryatmajan, Dagen, Pajeksan, Beskalan serta beberapa lainnya. Karena bukan ujicoba tahunan, kebijakan penutupan dari pukul 18.00 WIB sampai 21.00 WIB masih akan diberlakukan,” paparnya.

Lebih lanjut Wakil komandan pleton Jogomargo Dishub DIY itu menambahkan, selain membantu mengatur arus lalu lintas, terutama di kawasan Tugu sampai nol kilometer, petugas Jogomargo juga selalu menekankan tentang pentingnya penegakkan protokol kesehatan (Prokes) mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan sebagai bentuk keseriusan pihaknya tidak akan segan untuk mengingatkan pengunjung Malioboro atau masyarakat yang tidak mentaati Prokes.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban mulai dari keselamatan berlalu lintas Prokes dan lain-lain. Karena pencegahan Covid-19 tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik, tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak,” ungkap Awik Agus.

krjogja.com

 


BERITA TERKAIT