Terhambat Regulasi, Satpol PP Purwerejo Sulit Tertibkan Karaoke Tanpa Izin
KRJOGJA.COM | 12/01/2022 18:25
Terhambat Regulasi, Satpol PP Purwerejo Sulit Tertibkan Karaoke Tanpa Izin
Ilustrasi orang bernyanyi. shutterstock.com
PURWOREJO, KRJOGJA.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Purworejo kesulitan menertibkan usaha karaoke tanpa izin yang beroperasi di wilayahnya. Satpol PP terhambat tidak adanya regulasi di tingkat kabupaten untuk dijadikan landasan hukum penertiban tempat usaha itu.

Kepala Satpol PP dan Damkar Hariyono mengatakan, pihaknya hanya bisa menertibkan karaoke dengan landasan hukum Perda K3 dan Perda Miras tentang pemberantasan minuman keras. “Ketika ada pelanggaran terkait Perda K3 dan Perda Miras, kami selalu bergerak untuk menindak, tapi terkait dengan izin atau legalitas operasi karaoke, Satpol PP tidak berwenang menertibkan,” ungkapnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (12/1).

Menurutnya, regulasi terkait perizinan karaoke itu baru tertuang dalam peraturan pemerintah (PP) dan peraturan menteri (Permen). Kabupaten Purworejo belum memiliki perda maupun perbup yang mengatur tentang izin karaoke.

Satpol PP dan Damkar, katanya, telah duduk bersama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait membahas persoalan izin karaoke. Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten 1 Setda Purworejo.

Rapat, katanya, tidak sekadar membahas terkait viralnya video pemandu lagu di salah satu karaoke yang memakai baju putih abu-abu. “Pertemuan kemarin menyikapi tentang usaha karaoke secara umum di Purworejo,” ucapnya.

Berdasarkan hasil koordinasi lintas OPD, katanya, Satpol PP mengirimkan surat dan berkoordinasi dengan jajaran Polres Purworejo untuk bisa mengambil tindakan terhadap karaoke tanpa izin. “Kami kira, yang memiliki wewenang menegakkan regulasi pemerintah pusat adalah pihak kepolisian,” tuturnya.

Menurutnya, terkait bentuk penindakan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian. “Tentu Satpol PP dan Damkar akan selalu mengawal setiap kegiatan yang akan dilaksanakan Polres Purworejo,” ujarnya.

Terdapat kurang lebih tujuh belas usaha karaoke yang beroperasi di Kabupaten Purworejo. Berdasarkan informasi dari dinas perizinan, katanya, sebagian besar usaha itu belum mengantongi izin resmi pemerintah. Meskipun demikian, lanjutnya, pihak Satpol PP dan Damkar Purworejo selalu mengingatkan agar pengusaha tidak melaksanakan kegiatan usaha sebelum mengantongi izin usaha. “Silakan urus izin, baru jalankan usahanya,” tandasnya.

 

 

BERITA TERKAIT