Sultan Ground Boleh Digunakan untuk Jalan Tol
KRJOGJA.COM | 17/04/2022 10:26
Sultan Ground Boleh Digunakan untuk Jalan Tol
YOGYA, KRJOGJA.com – Pembangunan jalan tol di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak hanya melewati permukiman penduduk tapi juga tanah milik Kraton Yogyakarta berupa Sultan Ground (SG). Secara prinsip, Kraton Yogyakarta tidak keberatan dan memperbolehkan penggunaan tanah Sultan Ground untuk pembangunan jalan tol di wilayah DIY.

Kendati demikian, pihak Kraton menegaskan pemanfaatan tanah SG tersebut menggunakan sistem hak pakai. Kraton Yogyakarta tidak akan melepaskan tanah SG tersebut.

“Kalau tanah SG mau dipergunakan untuk tol boleh saja, tapi menggunakan sistem hak pakai sehingga tanah SG tidak hilang. Hak pakai dengan tidak menyewa, karena digunakan untuk kepentingan umum. Yang terpenting tanah kami tidak hilang,” kata Penghageng Kawedanan Hageng Panitikismo Kraton Yogyakarta GKR Mangkubumi.

Menurut GKR Mangkubumi, sampai saat ini Kraton Yogyakarta belum mengetahui secara pasti luas lahan SG yang terdampak pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen maupun Yogya-Solo. Walaupun belum mengetahui luasannya, tapi pihaknya sudah mengetahui ada lahan SG yang terdampak pembangunan jalan tol.

“Kalau ditanya titik-titik semuanya, saya belum tahu berapa luasnya, karena masih dalam proses,” ujar GKR Mangkubumi.

Menurutnya, berkaitan dengan sistem hak pakai dalam pembangunan jalan tol, pihak Kraton Yogyakarta sudah menyampaikan hal itu ke Kementerian PUPR. Artinya Kraton Yogyakarta akan mengizinkan setelah melalui sejumlah mekanisme yang diajukan oleh Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja (Satker).

“Kalau mau sistem seperti itu (model hak pakai) ya mangga. Tapi kalau tidak mau ya kita enggak perlu jalan tol. Karena kami tidak mau tanah kami hilang,” ungkapnya.

krjogja.com

 

 

BERITA TERKAIT