Ratusan Perangkat Desa Kabupaten Batang Minta THR
KRJOGJA.COM | 13/05/2022 15:15
Ratusan Perangkat Desa Kabupaten Batang Minta THR
Tunjangan Hari Raya. TEMPO/Dinul Mubarok

BATANG, KRJOGJA.com –  Ratusan perangkat desa di wilayah Kabupaten Batang, meminta bupati menganggarkan dana khusus untuk tunjangan hari raya (THR) setiap tahun. Hal itu terungkap saat dilakukan halal bihalal, Kamis (12/5).

Jika hal itu dikabulkan, maka dibutuhkan anggaran sebesar Rp11,7 miliar setiap tahun untuk THR mereka.

Dana sebesar itu dihitung berdasarkan penghasilan tetap para perangkat desa. Saat ini tercatat ada 2.427 orang perangkat dan 239 orang kepala desa. Lalu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ada 2.600 orang.

Bupati Batang Wihaji mengatakan tuntutan itu dinilai wajar mengingat mereka telah memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat. Oleh karena itu, jika para ASN mendapatkan THR, para perangkat desa juga menginginkan hal yang sama.

Bupati berjanji akan melihat terlebih dahulu anggaran yang ada. Mengingat jika hal itu dikabulkan, maka dibutuhkan dana sebesar Rp11,7 miliar untuk THR para perangkat desa. 

Ia meminta kepada OPD yang terkait untuk merumuskan regulasinya. Sehingga tahun yang akan datang ada jalan keluar agar bisa mengeluarkan anggaran THR bagi perangkat dan kades.

Sebelumnya, Bupati Wihaji di hadapan ribuan guru yang tergabung dalam PGRI, juga berjanji akan akan memperjuangkan nasib honorer di bidang pendidikan.

Mulai dari penjaga sekolah, TU dan guru TK untuk diperjuangkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Guru non ASN di Batang sekitar 2.600 orang, sementara penjaga sekolah 700 orang.

 

 

krjogja.com


BERITA TERKAIT