Masyarakat Desa Ketenger Minta Pengambilan Air Oleh Warga Purbalingga Dihentikan
KRJOGJA.COM | 02/08/2022 15:02
Masyarakat Desa Ketenger Minta Pengambilan Air Oleh Warga Purbalingga Dihentikan
Sungai Cikaniki Bogor Diduga Tercemar Limbah Tambang Emas

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Petani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gempita Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah, meminta pengambilan air bersih di Sumber Gua Sungai Banjaran di Dusun Kalipagu atau di lereng selatan Gunung Slamet untuk kebutuhan warga Desa Kutabawa, Karangreja, Kabupaten Purbalingga untuk dihentikan.

Pengambilan air bersih yang kedua kalinya dilakukan sekitar seminggu lalu oleh Pemdes Kutabawa, Kecamatan Karangreja Purbalingga.

”Saya memprotes dan minta dihentikan pengambilan air bersih di Sumber Gua, Sungai Banjaran,” kata Ketua LMDH Gempita Desa Ketenger, Purnomo Minggu (31/7/2022).

Menurutnya pengambilan air bersih di Sumber Gua Sungai Banjaran akan menurunkan debit Sungai Banjaran yang dimanfaatkan untuk pertanian, pembangkit Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ketenger, dan wisata Curug Jenggala.

Purnomo menjelaskan sekitar sepekan lalu ada proyek pengambilan air bersih menggunakan pipa diameter 2 inci, padahal tiga tahun sebelumnya juga sudah dialirkan air bersih dari Sungai Banjaran menggunakan pipa 3 inci yang disalurkan ke Desa Kutabawa, Serang, Purbalingga sepanjang 16 kilometer.

”Minggu kemarin sudah dibangun lagi tanpa sepengetahuan warga, jelas saya minta untuk pemasangan pipa air bersih kedua kalinya untuk dihentikan. Karena dampaknya akan mengurangi debit air Sungai Banjaran yang dimanfaatkan untuk wisata, pertanian, dan pembangkit PLTA Ketenger.

Jika tidak segera dihentikan untuk pengambilan air bersih yang kedua kalinya warga Dusun Kalipagu, Ketenger, dan sejumlah petani yang memanfaatkan air Sungai Banjaran, dan pelaku wisata Curug Jenggala berencana akan menggeruduk DPRD dan Pemkab Banyumas, untuk menghentikan pengambilan air bersih itu.

Dihubungi terpisah, Humas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Rahman mengatakan pengambilan air bersih di lereng Gunung Slamet di Dusun Kalipagu sudah ada MOU dengan Perhutani.

“Lebih jelasnya silahkan hubungi Asper Gunung Slamet,” pinta Rahman.

 

**


BERITA TERKAIT