Dikemudikan Perempuan, Polisi Kejar dan Tembak Mobil di Sleman -- Ban Kempes Masih Tancap Gas
KRJOGJA.COM | 03/07/2018 19:10
Dikemudikan Perempuan, Polisi Kejar dan Tembak Mobil di Sleman -- Ban Kempes Masih Tancap Gas
Ilustrasi kaca pecah. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

SLEMAN, KRJOGJA.com - Seorang wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa sempat gegerkan  warga karena menolak diperiksa petugas saat akan masuk Mapolda DIY, Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 12.30 wib. Petugas semakin curiga karena wanita tersebut justru kabur dan sempat menabrak anggota dan warga. Mobil berhenti setelah diberondong tembak dan dihadang sejumlah mobil patroli di depan SMPN 1 Seyegan.  

Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim mengungkapkan, pelaku ini rencananya masuk Polda DIY dengan mengendarai mobil Honda Jazz Nopol AB 1979 U. Namun pelaku menolak diperiksa oleh petugas dan justru kabur ke arah timur dan putar balik di ring road.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Purbayan

"Karena kabur itu, petugas curiga dan mengejar pelaku. Dalam pengejaran polisi, pelaku sempat menabrak anggota polisi dan warga," ungkapnya.

Polisi sempat memberi tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan. Bahkan ban mobil sudah ditembak dan kempes, pelaku masih tancap gas. Mobil pelaku bisa berhenti setelah dihadang mobil patroli Polsek Seyegan di depan SMPN 1 Seyegan.

"Untuk identitas pelaku kami belum mengetahui. Sekarang pelaku dibawa ke RS Bhayangkara dan kondisinya sehat. Hanya mengalami lukanya lengan sebelah kanan. Untuk jumlah korban yang ditabrak, masih didalami," ujarnya.

Baca Juga: Terorisme Meningkat di Dunia Maya, Perlawanan Kian Rumit

Kapolsek Seyegan AKP Masnoto menuturkan, pada saat dihadang, mobil pelaku masih sempat menabrak mobil patroli. Bahkan sempat menabrak pohon. Mobil pelaku tak bisa berkutik setelah ditabrak dan dipepet dua mobil patroli dari arah belakang.

"Wanita itu sempat kami minta turun dan angkat tangan, tapi tidak mau. Pelaku terlihat tenang dan sempat beberapa kali minum air mineral di dalam mobil. Setelah negosiasi sekitar 20 menit, pelaku mau turun dari mobil dan diamankan polisi," kata Masnoto.(Sni/Yud)


BERITA TERKAIT