Rajut Kebersamaan, Warga Pegunungan di Boven Digoel Gelar Tradisi Bakar Batu
METROMERAUKE.COM | 20/10/2021 21:00
Rajut Kebersamaan, Warga Pegunungan di Boven Digoel Gelar Tradisi Bakar Batu

Metro Merauke – Sebagai ungkapan syukur sekaligus suka cita atas kepemilikan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel, Hengky Yaluwo dan Lexi R Wagiu hasil Pilkada serentak 2020, masyarakat Pegunungan yang ada di Boven Digoel, secara khusus menggelar tradisi bakar batu.

Acara tersebut dilaksanakan di Honai yang berada di kompleks warga Pegunungan, di belakang pasar lama, Bandara Tanah Merah, Rabu (20/10).

Tak tanggung-tanggung, dengan swadaya warga berhasil memotong 12 ekor babi dalam acara tradisi bakar batu yang sangat sakral tersebut.

Ketua Tim 41, Luther Daud Gurik kepada wartawan mengungkapkan, bakar batu yang dilakukan bersama-sama sebagai tradisi yang dilakukan orang gunung di Boven Digoel bersama warga lainnya di daerah setempat.

“Untuk diketahui, Bupati Boven Digoel, Hengky Yaluwo sebagai anak Korowai selama ini tinggal bersama di dalam satu Hanoi tersebut. Jadi, ini sebagai rasa syukur dari kami sebagai orang tua, masyarakat memilih dia sebagai Bupati Boven Digoel,’’ katanya.

Ia menjelaskan, bakar batu menjadi adat paling sakral bagi masyarakat Pegunungan.

Sebagai orang tua dan masyarakat, pihaknya mengharapkan, ke depan Hengky Yaluwo yang sudah diberi tanggung jawab sebagai kepala daerah, hendaknya selalu melayani masyarakat dengan setulus hati.

‘’Bakar batu ini memiliki makna yang besar dan selalu kita ingatkan kepada Bupati, kalau dapat makan jangan makan sendiri. Tapi bawa datang , masak sama-sama dan makan sama-sama,” tuturnya.

Luther Gurik Burik juga menyampaikan terima kasih untuk masyarakat Boven Digoel yang sudah hampir 2 tahun menunggu pemimpin defenitif.

Untuk itu, lanjutnya, semua warga diharapkan saling bergandengan tangan dalam mendukung program pemerintah membangun daerah.

Ketua Panitia penjemputan Klemes Rohua menjelaskan, rentetan acara penjemputan yang dilakukan ini adalah untuk menyatukan kembali seluruh masyarakat Boven Digoel atas perbedaan politik yang terjadi selama Pilkada Boven Digoel.

“Kita tahu bahwa pemilihan bupati di Boven Digoel merupakan pemilihan terpanjang dan di dalam proses itu perbedaan-perbedaan politik terjadi cukup lama. Sehingga melalui penjemputan yang dilakukan bersama-sama tidak lain untuk merajut dan memupuk kembali kebersamaan, ” terangnya.

Dikatakan Klemes, kebersamaan sangat penting dan menjadi kunci utama untuk membangun daerah Boven Digoel.

Diketahui, untuk acara penjemputan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel dilakukan di 2 lokasi. Bakar batu di Honai juga makan bersama di kediaman mantan bupati Boven Digoel, Yusak Yaluwo.

Bupati Hengky Yaluwo- Lexi Romel Wagiu terpilih dalam Pilkada ulang yang digelar pada 17 Juli 2021 lalu. Pada pemungutan suara sebelumnya, Yusak Yaluwo-Yakob Waremba memperoleh suara terbanyak dari 4 Paslon, namun MK melakukan diskualifikasi Yusak Yaluwo sehingga pemungutan suara ulang digelar dengan 3 pasangan calon.

Dari PSU tersebut, pasangan Hengky Yaluwo – Lexi Romel Wagiu berhasil meraih suara terbanyak dan jadi pemenang Pilkada Boven Digoel, akhirnya Rabu (13/10), dilantik oleh Gubernur Papua Lukas Enembe menjadi bupati dan wakil bupati defenitif 2021-2024. 

metromerauke.com