Bupati dan Wabup Terpilih Kabupaten Bungo Resmi Dilantik, Ini Pesan Pj Gubernur Jambi
JAMBERITA.COM | 14/06/2021 16:52
Bupati dan Wabup Terpilih Kabupaten Bungo Resmi Dilantik, Ini Pesan Pj Gubernur Jambi
Ilustrasi pilkada. TEMPO/ Tony Hartawan

JAMBERITA.COM - Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahaya Murni resmi melantik Bupati Mashuri dan Wakil Bupati Dwi Aprianto Bungo hasil Pilkada serentak tahun 2020 di Aula Rumah Dinas Gubernur, Senin (14/6/2021).

"Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bungo Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020," paparnya.

Menurut Pj Gubernur, pelantikan ini tentu tidak terlepas dari telah selesainya proses penyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kabupaten Bungo.

"Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara Pilkada, KPU dan Bawaslu, dukungan Pemkab Bungo, TNI dan Polri, serta partisipasi yang baik dari masyarakat," terangnya.

Dengan pelantikan ini, kontestasi politik telah berakhir, saatnya semua komponen bersatu untuk membangun Kabupaten Bungo. "Saya berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik, melakukan terobosan dan akselerasi pembangunan untuk kemajuan daerah dengan tetap memedomani peraturan perundang-undangan," pintanya.

Pj Gubernur juga meminta bupati dan wakil bupati menjalankan segala undang-undang dan peraturan dengan selurus-lurusnya, bisa meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bungo dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki Kabupaten Bungo, serta berbakti kepada masyarakat serta nusa dan bangsa.

"Saya berharap agar bupati dan wakil bupati yang dilantik meningkatkan sinergi dengan Forkopimda Kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memadukan program pembangunan di Kabupaten Bungo, juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda dalam menjalankan program pemerintahan," terangnya.

Kepala Daerah terpilih bersama DPRD menetapkan Perda tentang RPJMD paling lambat 6 bulan setelah pelantikan hari ini, sebagaimana amanat Pasal 264 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Penyusunan RPJMD didahului dengan KLHS dan memedomani RTRW.

"Atas nama Pemprov Jambi dan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil walikota, Forkopimda kabupaten/kota, PKK, Dekranasda se Provinsi Jambi, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dan turut serta menyukseskan Gerakan Serempak Vaksinasi Lansia se Provinsi Jambi yang saya launching pada Selasa, 8 Juni 2021," tambahnya.

Vaksinasi ini merupakan ihktiar untuk secara signifikan mengurangi penularan dan dampak Covid-19 di daerah dan negara yang kita cintai ini. Terkait vaksinasi kepada kalangan lansia, hal tersebut merupakan wujud bakti kepada para orangtua, para lansia.

"Kita berharap dengan vaksinasi kepada Lansia, para orangtua kita ini bisa terhindar dari Covid-19, atau kalaupun tertular, dampaknya tidak begitu berat," ujarnya.

Selanjutnya, Hari Nur Cahaya Murni juga menitipkan pesan kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa saat ini semua masih menghadapi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penanganan Covid-19 harus dilakukan secara terpadu dan konsisten, baik pencegahan terhadap penularan dan penambahan kasus serta vaksinasi, maupun treatment (pengobatan) kepada yang terkonfirmasi Covid-19.

"Oleh karena itu, pengawasan terhadap penerapan Protokol Kesehatan pencegahan penularan Covid-19 harus betul-betul dijalankan. Selain itu, juga harus dijaga keseimbangan antara penanganan Covid-19 dengan pemulihan ekonomi, keduanya sama-sama penting dan harus dilaksanakan secara simultan dan berimbang," katanya.

Kedua, Pj juga meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati menyiapkan rencana upaya antisipatif terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan bencana hidrometeorologi banjir dan longsor, dengan penekanan pada aspek pencegahan (preventif), apalagi akhir-akhir ini, kita sudah memasuki musim kemarau, kondisi yang sangat rentan terjadi karhutla.

"Ketiga, menyiapkan konsep terpadu penanganan stunting (pertumbuhan kerdil), serta melaksanakan konsep tersebut secara berkelanjutan," jelasnya.

Selain itu, Pj Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Ketua TP PKK Bungo, semoga bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan aturan yang berlaku. "Usai pelantikan ini, Ketua TP PKK harus segera memimpin jajaran untuk menyusun program kerja yang selaras denan program kerja Pemerintah Kabupaten Bungo," ungkapnya.

Menurutnya, PKK juga harus kontributif dalam penanganan stunting, yakni dengan pendekatan berbasis keluarga. Maksimalkan kinerja semua Pokja untuk menangani terutama mencegah terjadinya stunting. Untuk Ketua Dekranasda Bungo, arah kebijakan Pemerintah pada tahun ini adalah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dekranas sinergis dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) juga memiliki andil dan peran penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia, yakni melalui pendampingan yang lebih baik lagi kepada para pengrajin.

"Agar para pengrajin yang biasanya merupakan pelaku UMKM bisa bertahan di masa Pandemi Covid-19, dan selanjutnya bisa mengembangkan usahanya," katanya.

Pj mengklaim bahwa dirinya juga telah melaunching Jelajah Jambi pada 16 Maret 2021 lalu. Hal itu juga merupakan bagian dari upaya untuk mendukung tumbuh kembangnya UMKM Provinsi Jambi."Saya harap Dekranasda Bungo dan semua Dekranasda di Provinsi Jambi menjadi pelaku/pemain penting dalam Jelajah Jambi tersebut, bukan sebagai penonton," harapnya.

"Saya juga berharap agar Dekranasda bisa membantu UMKM untuk go digital, bukan hanya sesaat, tetapi harus disupervisi secara berkesinambungan. Masuknya UMKM dalam platform digital dengan berbagai aplikasi merupakan kebutuhan, sesuai dengan kondisi zaman," bebernya.

jamberita.com


BERITA TERKAIT