Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Angkat Bicara Soal Obat Kosong
JAMBERITA.COM | 23/07/2022 17:45
Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi  Angkat Bicara Soal Obat Kosong

JAMBERITA.COM - Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Herlambang SpOG akhirnya angkat bicara terkait dengan dugaan kosongnya obat di rumah sakit pelat merah yang ia pimpin.

Sebelumnya, beredar informasi yang diterima jamberita.com, kosongnya obat di RS Raden Mattaher menjadi keluhan dokter dan pasien. Bahkan sudah satu minggu belakangan ini obat di PICU kosong. Lebih lanjut, ada dugaan ketiadaan obat karena 'dikunci' oleh pihak perusahaan farmasi. Sebab RSUD Raden Mattaher dikabarkan belum membayar hutang ke pihak perusahaan. 

Menurut Herlambang, kabar yang sudah mencuat tersebut tidaklah benar. "Sebenarnya tidak seperti yang diberitakan (obat emergensi tetap tersedia)," ungkapnya melalui rilis yang diterima media ini, Jum'at (22/7/2022).

Kabag Umum RSUD Raden Mattaher Jambi Sofran sebelumnya juga memberikan klarifikasi. "Dak benar itu, hutang sudah diangsur sesuai kemampuan," ujarnya melalui pesan WA-nya, Jum'at (22/7/2022).

Tidak hanya berhenti melalui pesan WhatsApp. Sofran juga menyampaikan klarifikasi melalui telepon WhatsApp-nya kepada jamberita.com. "Orang dalam tu kurang koordinasi (bae) saja, barang tu (obat-red) ada," sebutnya.

Lebih lanjut Sofran juga menyayangkan informasi dari dalam sudah beredar kemana mana sehingga mencuat."Hutang sudah banyak berkurang, tinggal Rp10 M kurang lebih," bebernya.

Herlambang tak menampik bahwa memang ada beberapa obat yang belum datang dari luar daerah karena stok di Jambi kosong. "Sekarang sedang dalam perjalanan," tambahnya.

"Untuk yang lainnya stok obat cukup tersedia insha Allah pelayanan di RS RMT tetap berjalan sebagaimana mana biasanya. Untuk utang obat sudah dibayar sebagian dan yang lain masih proses verifikasi..tks," jawabannya.

 

jamberita.com


BERITA TERKAIT