Truk Batu Bara Membawa Muatan Melebihi Kapasitas, Dirlantas Jambi Minta Jembatan Timbang Difungsikan Maksimal
JAMBERITA.COM | 22/09/2022 11:05
Truk Batu Bara Membawa Muatan Melebihi Kapasitas, Dirlantas Jambi Minta Jembatan Timbang Difungsikan Maksimal

JAMBERITA.COM - Kemacetan panjang masih terjadi di Provinsi Jambi, meski Pemerintah Provinsi Jambi telah menetapkan waktu operasional bagi angkutan batu bara. Faktor lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan adalah as jalan patah akibat angkutan batu bara membawa muatan melebihi kapasitas. 

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Dhafi mengatakan meski saat ini angkutan batubara sudah relatif patuh terhadap jam operasional, namun masih ada angkutan batu bara yang membawa muatan lebih dari batas maksimal.

"Sekarang betul-betul jam 6 mereka baru bergerak. Karena Menteri ESDM ada pengawas juga. Yang masih kita lakukan pembinaan masalah berat muatan ton," ujarnya pada Rabu (21/9/2022).

Dhafi mengatakan, jika angkutan batu bara membawa muatan lebih dari batas yang ditentukan, maka berpotensi menyebabkan as jalan patah sehingga terjadi kemacetan.

"Muatan kendaraan itu seharusnya 8 ton. (Bahkan) sudah diberikan satu kebijakan sampai 11,5 ton oleh Bapak Gubernur, tapi ternyata masih juga muatannya sampai 14 ton sehingga menimbulkan kemacetan," jelasnya.

Ia berharap, instansi terkait dapat mengoperasikan jembatan timbang secara maksimal, sehingga angkutan batubara membawa muatan sesuai dengan berat yang sudah ditentukan.

"Kita terus memotivasi dinas terkait supaya betul-betul jembatan timbang itu difungsikan. Karena yang sekarang menjadi masalah adalah berat muatan. Faktanya kadang sampai 6 jam kemacetan. Jika nanti diterapkan dengan sinergitas yang baik mudah-mudahan bisa diatasi dengan baik," jelasnya.

 

**


BERITA TERKAIT