Dua Pekan Gelar Operasi Yustisi, Pemkot Ambon Kantongi Rp 54 Juta Uang Denda
TERASMALUKU.COM | 29/09/2020 14:00
Dua Pekan Gelar Operasi Yustisi, Pemkot Ambon Kantongi Rp 54 Juta Uang Denda
Walikota Ambon Richard Louhenapessy memantau operasi yustisi penerapan protokol kesehatan di kawasan Belakang Soya Ambon, Jumat (25/9/2020). FOTO : ISTIMEWA

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Kota Ambon. Dalam operasi selama dua pekan, ada ratusan pelanggar yang disidangkan di Pengadilan Negeri Ambon karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan yakni tidak memakai masker.

Dari hasil operasi yustisi tersebut terkumpul uang denda sebanyak Rp 54 juta yang masuk ke kas daerah Pemkot Ambon.

“Dari pelaksanaan operasi yustisi pertama (sejak PSBB transisi tahap V) sudah 54 juta rupiah masuk di kas daerah,” kata Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan saat operasi yustisi di Tugu Trikora Ambon, Sabtu (27/9/2020).

Richar mengaku, pemerintah tidak menargetkan uang denda masuk ke kas daerah, melainkan kesadaran masyarakat untuk taat protokol kesehatan Covid-19. Karena hasil uang tersebut dipakai untuk kebutuhan masyarakat Ambon.”Uang itu digunakan buat beli masker lagi dan dibagikan ke masyarakat,” ujar Richard.

Walikota menyebutkan, sudah sekitar 200 orang yang telah sidang di Pengadilan Negeri Ambon. Namun dia mengakui bila dihitung secara keseluruhan sudah ada ribuan orang yang melakukan pelanggaran.

“Kalau mau diakumulasi itu sudah lebih dari seribu orang (pelanggar), karena banyak pelanggar yang diberikan sanksi sosial saja,” katanya.

Walikota menambahkan, dengan adanya operasi yustisi ini masyarakat sudah mulai taat dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Ambon.

Diketahui, saat ini Kota Ambon telah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19 dan masuk ke zona oranye. Namun Pemkot Ambon tetap melanjutkan PSBB transisi tahap VI lagi yang berlaku mulai Senin (28/9/2020) hingga dua pekan kedepan. (ALFIAN SANUSI)

TERASMALUKU.COM


BERITA TERKAIT