Polda Maluku Siapkan Beras 1 Juta Ton untuk Suku Mausu Ane Korban Kelaparan di Pulau Seram
TERASMALUKU.COM | 25/07/2018 10:30
Polda Maluku Siapkan Beras 1 Juta Ton untuk Suku Mausu Ane Korban Kelaparan di Pulau Seram
Bantuan kemanusaiaan dari Polda Maluku untuk suku Mausu Ane yang terserang musibah kelaparan akans egera di bawa pada Rabu (25/7/2018)

TERASMALUKU.COM, AMBON -Kepolisian Daerah Maluku langsung merespon kejadian bencana kemanusiaan yang menimpa ratusan warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram yang mengalami musibah kelaparan.

Saat ini Polda Maluku tengah mempersiapkan bantuan bahan makanan dan obat-obatan untuk segera didistribusikan kepada ratusan warga yang saat ini sedang bertahan di hutan Dusun Maeno, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah.

Baca juga: Perpusdes Hatukau Batu Merah Enam Besar Terbaik Nasional, Wakili Indonesia Timur

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat mengungkapkan, begitu berita kelaparan ini mencuat, Senin (23/7/2018), Polda Maluku langsung merespon cepat dengan  mengambil langkah-langkah kepolisian untuk memberikan bantuan. “Polda Maluku akan membantu menyalurkan bantuan yang merupakan  sumbangan para pihak berupa beras satu ton, mie instan 200 dus, gula 100 kg, dan obat-obatan termasuk memberangkatkan tenaga medis dari Polda Maluku,” kata Ohoirat dalam siaran pers yang diterima Teramaluku.com, Senin malam.

Menurutnya, lokasi warga korban kelaparan  berada di Dusun Maneo yang jarak tempuhnya 3 jam degan kendaraan dari Wahai, Seram Utara, 8 jam dari Kota Masohi, Ibukota Kabupaten Malteng,  dilanjutkan lagi berjalan kaki 8 jam ke desa terdekat.  Lokasi titik kumpul terdekat ke masyarakat  terasing paling terdekat di Kali Tohaku dengan rute Polsek Seram Utara, Rumah singgah J – Dusun Soahari – Kali Tohaku yang dapat ditempuh berkendara 3 jam dari Wahai dan 8 jam dari Masohi.

Baca juga: Satgas TMMD Kodim Masohi Evakuasi Warga Sakit

Menurutnya masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mausu Ane yang tersebar di Dusun Maneo adalah Lehaha 15 Kepala Keluarga (KK), Lukailite 8 KK dan Tehorana 20 KK. Masyarakat suku terasing tersebut hidup secara nomaden dan hanya dapat ditemui dengan perantaraan Raja Maneo Rendah Nikolas Boiratan. Ohoirat mengatakan, jajaran Polda Maluku telah berkoordinasi  dengan Kepala Desa (Kades)/ Raja Maneo Nikolas Boiratan untuk mendiskusikan kebutuhan dan tehnis penyerahan bantuan termasuk apa yang dibutuhkan masyarakat.

Penyerahan bantuan sesuai usul Kades akan dilaksanakan di Desa Siahari pada Kamis, 26 juli 2018 sekitar pukul 12.00 WIT. “Teknis penyerahan dari Polda Maluku melalui Kapolres Maluku Tengah bersama Satuan Brimob akan berangkat hari Rabu dan bertemu Kepala Desa Maneo di Desa Wai Muse selanjutnya bersama-sama ke lokasi untuk penyerahan bantuan di Desa Siahari. Kami juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait guna penanggulangan secara terintegrasi,” kata Ohoirat. (ADI)

TERASMALUKU.COM


BERITA TERKAIT