Diduga Karena Skripsi Ditolak Dosen, Mahasiswa di Deli Serdang Mati Gantung Diri
MEDANHEADLINES.COM | 22/11/2018 12:50
Diduga Karena Skripsi Ditolak Dosen, Mahasiswa di Deli Serdang Mati Gantung Diri

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Diduga mengalami depresi berat karena sikripsi ditolak dosennya.
Seorang mahasiswa semester akhir nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, di rumah pamannya di Jalan Gagak, Perumnas Mandala, nomor 26, Kelurahan Kenangan,  Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang Rabu (21/11/2018) petang.

Dari Informasi yang dihimpun di lokasi, korban yang diketahui bernama Marolop Marko Manurung ini mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi yang disebabkan Skripsinya Ditolak oleh Dosen .

Disaat Meregang Nyawa, Keluarga sempat melihat Korban dan berusaha menurunkannya,lalu Melarikannya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun takdir berkata lain, pihak klinik mengatakan korban telah meninggal dunia. Lantas jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan.

Di mata para tetangga, korban dikenal anak yang baik dan pendiam. Sehabis dari kampus langsung pulang dan tidak terlalu bergaul di lingkungan.

“Baik ini anaknya. Kalau menurut keterangan edak itu, korban ada masalah di kampusnya. Katanya skripsinya ditolak dosennya sehingga dia jadi defresi,” sebut ibu-ibu yang datang ke rumah duka untuk melihat kejadian secara langsung.

Ia juga mengatakan, orang tua korban tinggal di daerah Aek Kanopan. Di Jalan Gagak ini, korban tinggal dengan saudara orangtuanya

“Kalau jurusannya apa kami kurang tau.Tapi dia Kuliah Di Unimed, Sayang kali dia (korban) sampai nekat bunuh diri hanya karena skripsinya ditolak, padahal masih bisa ngulang lagi-kan. Dah gitu tadi harusnya dia berangkat ke Siantar, menyusul orangtuanya untuk melihat opungnya meninggal dunia,” beber ibu-ibu itu tepat di depan pintu pagar rumah duka.

Dari Pantauan di lokasi, kabar korban gantung diri langsung menyebar sehingga membuat warga sekitar berdatang memadati rumah duka. Terdengar bisik-bisik tetangga yang menyatakan tidak menyangka korban yang dikenal pendiam itu tewas dengan cara yang tragis.

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan, yang mendapat informasi tiba ke rumah duka untuk melakukan identifiksi. Kemudian personel berkordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Medan.

“Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kuat dugaan korban meninggal dunia karena bunuh diri. Keluarga bermohon agar jasad korban tidak dilakukan otopsi, karena keluarga sudah menerima kematian korban,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri SH.S.I.K.(afd)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT