Tipu 103 Jemaah Umroh di Medan, Bos Travel Umroh Disangka Lakukan Pencucian Uang
MEDANHEADLINES.COM | 01/03/2019 14:00
Tipu 103 Jemaah Umroh di Medan, Bos Travel Umroh Disangka Lakukan Pencucian Uang

MEDANHEADLINES.COM, Medan -Direktur PT Green Shaavire Holidays Muhammad Azmi berhasil diamankan Personil Ditkrimum Polda Sumut karena diduga terlibat dalam kasus penipuan terkait perjalanan umrah.

Selain diamankan, Polisi juga menetapkan Azmi sebagai tersangka dalam kasus penipuan yang bernilai kerugian sekitar 2,8 miliar itu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Komisaris Besar Andi Rian mengatakan tersangka juga diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menggunakan uang setoran calon jemaah.

BACA JUGA: Jadi Tersangka Kasus Penipuan Honorer K2, Ini Pesan Bupati Tapteng Untuk Raja Bonaran

“Ada lebih seratus jemaah yang dirugikan. Mereka sudah bayar, tetapi pada hari H keberangkatan pesawat yang dijanjikan tidak ada,” Ungkap Kombers Andi Rian, Kamis (28/2).

Andi menjelaskan, Terungkapnya kasus ini berawal dari adanya dua laporan terhadap perusahaan travel itu ke polisi.

Pelapor pertama yakni Abdullah, Direktur PT Al-falah Tour yang mengalami kerugian sekitar Rp 591 Juta, sedangkan Pelapor kedua adalah Idrus Marpaung, Direktur PT Thoriq Haramain dengan kerugian sekitar 343 juta,” Pungkasnya.

BACA JUGA: Kepala Desa Mengeluh, Uang Di Bank Tak Cukup Untuk Cairkan Dana Desa

Menurut Andi Rian, calon jemaah meminta pengurusan keberangkatan umroh melalui dua PT yang sekarang menjadi korban. Untuk PT Al-falah Tour, ada 53 calon jemaah tetapi mereka tidak melapor karena kasus ini ditangani langsung perusahaan tersebut. Begitu juga dengan 50 calon jemaah dari PT Thoriq Haramain.

“Sebenarnya masih ada korban lain hanya belum melapor. Tak perlu saya sebutkan nama perusahaannya. Kerugiannya lebih besar yaitu sekitar 1,8 miliar,” timpal Andi Rian.

Baca selengkapnya di MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT